Memperkenalkan Ruang Komunitas AtmaGo dan Belajar Memotret Pakai Ponsel

Memperkenalkan Ruang Komunitas AtmaGo dan Belajar Memotret Pakai Ponsel


Saya yakin, banyak kegiatan positif dalam masyarakat yang dilakukan oleh warga luput dari perhatian karena pendokumentasian dan publikasi yang minim. Seperti kegiatan teman-teman dari PPTK (Persatuan Pemuda Tambun Kolar) yang kini sudah memiliki "Saung Silaturrahmi Bersama" di Rt.16 Rw.10 Desa Buni Bakti, Babelan - Bekasi. 

Kegiatan-kegiatan positif seperti itu sudah seharusnya didokumentasikan sebagai arsip kegiatan bagi para pemuda tersebut, dan akan lebih bagus lagi kalau dipublikasikan untuk menambah konten positif di internet dan sebagai laporan kegiatan kepada pihak donatur atau yang terkait lainnya.


Memperkenalkan Ruang Komunitas AtmaGo dan Belajar Memotret Pakai Ponsel

Memperkenalkan Ruang Komunitas AtmaGo


Ruang Komunitas AtmaGO adalah salah satu fitur dalam aplikasi AtmaGo yang berfungsi untuk mendokumentasikan program atau kegiatan komunitas, sehingga memungkinkan dukungan dari anggota komunitas itu sendiri dan dari pihak lain termasuk pemerintah.

Selain itu, dengan memanfaatkan Ruang Komunitas AtmaGo, komunitas yang tergabung jadi memiliki portofolio publikasi yang dapat menginspirasi orang banyak dan semakin berkelanjutan.

Publikasi kegiatan positif tersebut juga bermanfaat untuk menjadi sumber informasi independen karena warga sendiri yang mengabarkan.

Hal seperti itu bisa terpenuhi jika saja komunitas tersebut memiliki website. Namun kebanyakan komunitas non profit tidak tertarik untuk memiliki website yang butuh sumberdaya dalam mengelolanya, seperti juga akun atau halaman komunitas di media sosial, setidaknya mereka akan membutuhkan seorang admin yang fokus dalam manajemen media sosial.

Ruang Komunitas AtmaGo memberi kesempatan kepada anggota komunitas untuk menerbitkan informasi tanpa perlu persetujuan admin komunitas, informasi yang di-posting akan di-review langsung oleh Tim AtmaGo. Jika ada yang tidak sesuai dengan kebijakan komunitas, artikel tersebut bisa dilaporkan kepada Tim Atmago untuk ditindaklanjuti.

AtmaGo tidak menyimpan kredensial data pribadi penggunanya untuk kepentingan iklan atau bisnis lainnya, karena AtmaGo bukan media sosial yang memanfaatkan platformnya untuk bisnis seperti itu. Bagi orang-orang yang peduli dengan keamanan data pribadi, AtmaGo adalah pilihan yang tepat, karena tidak akan menggunakan data penggunanya untuk kepentingan komersial.

Ruang Komunitas Atmago dapat diakses melalui link: https://komunitas.atmago.com


Memperkenalkan Ruang Komunitas AtmaGo dan Belajar Memotret Pakai Ponsel


Belajar Fotografi Ponsel


Memang idealnya, setiap komunitas membutuhkan kemampuan mendokumentasikan kegiatannya dengan baik, melalui tulisan, foto atau video sehingga kegiatan mereka tersajikan dalam bentuk konten positif yang mereka abadikan melalui Ruang Komunitas AtmaGo dan media sosial.

Namun demikian, setelah beberapa kali berinteraksi dengan teman-teman komunitas, seperti di Saung Silaturahmi Bersama ini, saya masih agak sulit menemukan teman-teman yang memiliki minat untuk menulis, mereka malah lebih tertarik pada fotografi dan videografi. Sehingga pada saat saya diminta membuat kegiatan berbau literasi maka saya dengan yakin memilih belajar fotografi dasar dengan memanfaatkan ponsel.

Dasar berpikir saya, jika sudah memahami dasar-dasar fotografi, maka teman-teman akan lebih dapat memanfaatkan ponsel yang selalu mereka bawa untuk memotret atau merekam video kegiatan, dan nanti pada saat upload, pastinya mereka akan menulis caption, minimal info dari kegiatan tersebut.

Dengan landasan berpikir demikian akhirnya pada hari Minggu, 21 November 2021 kami melaksanakan workshop kecil belajar dasar-dasar fotografi ponsel baik ponsel android ataupun lainnya.

Alhamdulillah, lebih 10 orang mengikuti acara dengan antusias hingga acara selesai.


Pengertian Fotografi


Acara workshop kecil yang sebenarnya sharing session ini saya buka dengan pengertian fotografi yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos": cahaya dan "grafo": melukis/menulis) yang intinya adalah proses melukis/menggambar dengan menggunakan cahaya.

Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. 

Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.


Sumber Cahaya

Cahaya merupakan unsur paling penting dalam fotografi. Tanpa cahaya, kamera tidak bisa menangkap pantulan obyek yang akan difoto. Foto yang baik mendapatkan cahaya yang secukupnya, tidak kelebihan (over expose) atau kekurangan (under expose).

Sumber cahaya ada 3 macam yaitu available light, artificial light, dan mix light.

1. Available Light

Available light merupakan cahaya alami yang biasanya berasal dari cahaya matahari. Cahaya ini tidak bisa diatur besar kecilnya dan arah sinarnya.

2. Artificial Light

Artificial light adalah cahaya yang dengan sengaja dibuat dan dapat diatur besar kecil serta arah cahayanya sesuai dengan kebutuhan. Cahaya jenis ini seperti lampu studio, flash, senter, lilin atau lampu jalan.

3. Mix Light

Sementara mix light merupakan gabungan available light dan artificial light dalam satu foto. Misalnya saat memotret di ruangan terbuka yang mendapatkan sinar matahari namun menambahkan cahaya dari flash atau lampu studio.

Dalam kesempatan ini saya hanya menjelaskan mengenai Available light yang bersumber dari matahari. Dari sini, posisi memotret yang ideal memposisikan matahari berada di belakang atau di samping. Penjelasan mengenai sumber cahaya yang lain tidak dibahas.

Selanjutnya peserta diperkenalkan dengan Rule Of Third (ROT), pemilihan angle dan tips agar stabil dan tidak goyang saat memotret atau menekan shutter.


Memperkenalkan Ruang Komunitas AtmaGo dan Belajar Memotret Pakai Ponsel
 praktek fotografi ponsel bersama peserta 


Matahari sudah semakin turun saat sesi materi selesai dan kami lanjutkan dengan latihan memotret. Tugas dalam latihan memotret ini dengan mempraktekkan teori ROT, angle, dan membahas hasil foto terbaik dari masing-masing peserta workshop.

Workshop santai yang dilaksanakan sambil menikmati kopi dan suasana sore pinggir sawah ini ditutup dengan pembacaan hamdalah. 

Sebelum bubar, teman-teman saya minta mempublikasikan kegiatan hari ini di AtmaGo, khususnya di menu diskusi komunitas. Sebagian berhasil bergabung dan membuat info singkat mengenai kegiatan hari ini.

Kegiatan selanjutnya (jika ada) khusus teman-teman di "Saung Silaturahmi Bersama" mungkin adalah sharing tentang edit foto, membuat caption / info, intinya membuat berita sederhana terkait kegiatan. Semoga terlaksana, amiin.

Kalau ada yang mau ditanyakan terkait Ruang Komunitas AtmaGo dan Belajar Memotret Pakai Ponsel silakan tanyakan di form komentar atau klik logo WhatsApp atau Telegram untuk chating langsung dengan saya.


Salam




comments

Lebih baru Lebih lama