Kalau Bisa Sama-Sama Menang, Kenapa Harus Ada yang Kalah?
Pagi itu datang perlahan di Pulo Timaha Babelan Bekasi, desa kecil yang masih bisa mendengar kicau burung walau dekat kota. Di depan bengkel motor milik Aris, tiga kursi kursi menghadap ke meja emperan jalan. Ki Somad duduk paling ujung, mengenakan ikat kepala seperti sorban, menyesap kopi pahit ya…