Era Pasca-Manusia: Ketika Mesin Mulai Berpikir, Manusia Jadi Apa?

Pagi di Pasar Babelan belum sepenuhnya beringas, tapi suaranya sudah bikin budek. Raungan knalpot motor yang maksa masuk gang pasar bersahutan sama teriakan abang-abang tukang sayur. Persis kayak orkestra yang pemainnya kaga pernah latihan. Di dekat tangga utama, Warung Kopi Mpok Nining masih jadi …

Rahasia di Balik Politik Adu Domba: Mengapa Rakyat Kecil Sering Sikut-sikutan?

Asap kopi hitam ngebul tipis dari gelas seng di meja kayu Warung Kopi Mpok Nining di pelataran halaman Pasar Babelan. Suasana sore itu aslinya adem, sebelum bangku panjang di pojokan mendadak memanas gara-gara ocehan Udin. Tukang sayur yang saban hari jualan cabe dan jengkol itu menaruh gelasnya ag…

Membeli Gitar Samick SS-51 Bekas di Facebook: Masih Ada Penjual yang Jujur

Cublack Daeng Maro Test Gitar   Awalnya saya tertarik dengan sebuah postingan grup jual beli Facebook. Ya gara-gara cuma iseng scrol nyari gitar akustik bekas di medsos buat bahan gonjrengan santai kalau lagi pengen ngisi waktu luang. Tapi postingan itu malah memajang gitar Samick SS-51 bekas p…

Kopi Sore di Warung Kopi Mpok Nining: Suatu Hari Kita Tidak Bisa Membawa Alasan

Sore di Pasar Babelan Petang semakin matang, sinar matahari perlahan turun di halaman Pasar Babelan . Pedagang mulai merapikan dagangan, sebagian pembeli masih menawar sayuran, sementara suara kendaraan bercampur dengan suara pedagang yang masih tawar menawar dengan pembeli. Di bagian depan banguna…

Momen Memalukan yang Berujung Berkah

Pagi yang Riuh di Rumah Reina Gemerincing suara piring di meja makan beradu dengan suara decak kesal Reina yang tak kunjung berhenti. Pagi ini, rumahnya yang kecil kembali menjadi medan perang.  Tiga anak Reina, mulai dari si sulung yang beranjak remaja hingga si bungsu yang baru duduk di bangku se…

Ngobrol Sore di Kopi Luwak Malino: Binturong dan Cerita yang Saya Bawa Pulang

Aroma tanah basah dan kabut tipis khas dataran tinggi Gowa menyambut saya begitu roda motor berhenti berputar. Perjalanan dua jam lebih mendaki dari Makassar menuju Malino menuntut fokus penuh melawan hawa dingin yang menyusup ke balik jaket. Begitu standar motor ditegakkan, tubuh ini rasanya lungl…

Overthinking: Saat Pikiran Menjadi Penjara Diri Sendiri

Layar Kosong Terasa Menakutkan Matahari siang itu sedang garang-garangnya. Dari balik rumpun pisang di tepi empang, udara panas berembus pelan membawa aroma lumpur dan rumput liar yang mengering. Sesekali suara anak-anak yang bermain layangan terdengar dari kejauhan, bercampur dengan bunyi daun y…