Catatan Kecil dari Orientasi Relawan Rumah Pelangi Bekasi


"Banyak hikmah dan pelajaran hidup yang tidak saya temui di majelis manapun selain saat menjadi Relawan. " 

Ahh, bisa jadi karena majelis yang gw datengin masih sedikit. Tapi dari yang sedikit itu, alhamdulillah, sedikit pula yang harus diamalkan. Dan masih terlalu sedikit pula dari yang seharusnya diamalkan. 

Adalah Rumah Pelangi Bekasi (Rungi), yang lokasinya di Kp. Babakan Kalibedah, Desa Sukamekar, Kec. Sukawangi, Kab. Bekasi menggelar sebuah acara yang menurut gw cetar punya. 

Mungkin karena gw termasuk orang yang agak mikirin kelangsungan suatu gerakan. Dan salah satu cara jitu melanggengkan sebuah gerakan adalah: melakukan regenerasi

Alhamdulillah sejagad, Rumah Pelangi udah membuktikan bahwa dirinya concern melakukan itu dengan kegiatan Masa Orientasi Relawan- Rungi, Sabtu- Ahad tanggal 8-9 Oktober 2021.


TBM Rumah Pelangi Bekasi 

Gw berkunjung ke Rungi pertama kali tanggal 2 Januari 2020, passs banget Rungi lagi kebanjiran malam itu. Kampung yang letaknya berada di jalur pertemuan antara 2 sungai besar di Bekasi yaitu Kali Bekasi dan CBL dalam perjalanannya menuju laut. 

Waktu itu, Rungi tampak tergenang dengan ketinggian 1-1,5 meter, dalam keremangan malam dan suara gemericik derasnya air. Kali berikutnya gw ke Rungi dalam suasana yang jauh lebih baik. 

Melalui Rungi yang awalnya merupakan TBM ini, buat gw anak-anak muda Sukamekar sedang melakukan satu gerakan yang gw sebut sebagai gerakan membangun peradaban. Dan itu bukanlah sesuatu yang gampang. 

Mindset masyarakat yang melulu berurusan dengan kebutuhan perut, ruang gerak yang masih terbatas tak menggoyahkan pemuda-pemuda Suka Mekar ini untuk terus melaju hingga Rungi kini terlihat jauh lebih berkembang dan melaju. 

Di tengah segala keterbatasan itu, Rungi kini dikenal luas oleh gerakan-gerakan sejenis, bahkan Rungi sering dikunjungi oleh para mahasiswa dari berbagai penjuru untuk melakukan penelitian juga projek KKN. Tak heran peserta orientasi relawan ini kebanyakan mahasiswa. Keren yaa. 



Orientasi Relawan Rumah Pelangi Bekasi


So, buat gw adalah satu kehormatan bisa hadir membersamai anak-anak muda luar biasa yang mulai berfikir untuk mengubah hidup mereka jadi lebih baik dengan menjadi relawan. Dan gw cuma bisa bilang, kalian udah memilih jalan yang benar

Ke depannya, tinggal bagaimana tekad dan azzam untuk berkebaikan dengan menjadi relawan ini tetap lurus, karena godaannya juga tak bisa dikatakan ringan. 

Sebab di mana ada gerakan menujuNya, di situ pula setan nongkrongin. 

Ngipas-ngipas dengan rayuan mautnya yang tak lain dan tak bukan mengaburkan tujuan yang benar-benar atas nama kebaikan, yang Lillah dengan atas nama hawa nafsu manusia yang berkenaan dengan kapasitas, popularitas, dan isi-tas

Semoga Allah memelihara kita tetap lurus di jalan-Nya. Konsisten dengan kemanusiaan. Berhikmad di jalan sunyi, jalan bertaqarrub ilaLlah sesuai hakekat diri untuk apa kita diciptakan di muka bumi. 

Terima kasih banyak Muhaidin Darma Adiitya dan semua panitia pelaksanan Orientasi Relawan Rumah Pelangi. Kalian semua luar biasa. 

Makasih buat Kakak Pembina Rumah Pelangi Bisot yang muda sekali. Kakak satunya Idam Cholid yang gemar menyamar jadi daun mangga. Dan semua yang gak bisa gw sebut satu-satu karena ora kenal 😂😂😂

Relawan tumbuh, Indonesia Tangguh ! 

"So, jika ingin bertanya seputar medan tempur maka bertanyalah kepada mereka yang pernah mengalaminya. Jangan tanya kepada orang-orang yang sepatunya saja belum pernah disentuh debu pertempuran " 
#ceritamaks
#ceritarelawan

Penulis: Sri Suharini Maks 
Ahad, 10 Oktober 2021


comments

Lebih baru Lebih lama