Penggalangan Dana Untuk Kejuaraan Pencak Silat

Laju kendaraan semakin kencang melintasi aspal jalanan menambah dingin semilir angin pengantar matahari tenggelam di ufuk barat sore itu. Seperti juga sore-sore sebelumnya, terik matahari dan debu jalanan mungkin sudah mulai akrab dengan kami yang telah sekian hari berupaya mengumpulkan donasi atau pun kegiatan penggalangan dana untuk perjalanan kami ke Yogyakarta.

penggalangan dana silat bekasi yogyakarta
Para pesilat melakukan penggalangan dana di jalan
Dengan alunan seperangkat rampak gendang yang digelar di pinggir jalan, satu per satu, lelaki dan perempuan, tua dan muda silih berganti mempertunjukkan bakat dan potensi seni budaya pencak silat layaknya sebuah panggung jalanan.

Mungkin di pinggir jalan ini, melalui tangan-tangan di antara ribuan pengguna jalan yang lalu lalang, kiranya Tuhan berkenan melalui hamba-Nya yang dermawan mengabulkan mimpi kami untuk memperjuangkan marwah Bekasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament, Yogyakarta Championship (YKTC) 2017.

Belum lama berselang, kami juga mengikuti Jakarta Pencak Silat Championship (JKTC) 2017 yang digelar bulan Juli lalu di GOR Popki Cibubur Jakarta Timur. Alhamdulillah, pada kejuaraan internasional yang diikuti oleh 2000 atlet itu, kami berhasil membawa pulang 6 medali emas, 6 medali perak dan 14 medali perunggu. [sumber].

Hari minggu besok tanggal 24 September 2017 insya Allah kami akan mencoba menggelar penggalangan dana pada acara Car Free Day di Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Bekasi. Dalam acara ini kami akan menampilkan pesilat-pesilat terbaik kami untuk meyakinkan semua bahwa perjalanan kami ke Yogyakarta tidak akan sia-sia, dengan doa dan dukungan teman-teman semua, dan atas izin Allah SWT Nama Bekasi akan berkumandang sebagai juara umum Yogyakarta Championship (YKTC) 2017, amiin.

Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Bang Djiung Bekasi di nomor 0812-9651-5855 (Telp, SMS, WhatsApp).

Foto Wajah Bekasi.

-------
Sekilas mengenai Bang Djiung Bekasi, ia adalah pegiat budaya Bekasi melalui seni tradisi yang ia geluti sejak kanak-kanak, yaitu pencak silat. Sejak tahun 2000 ia mulai aktif mengikuti kegiatan-kegiatan pencak silat yang baginya bukan sekadar tradisi, namun juga jalan hidup. Pada tahun 2012, selain peggiat silat, dirinya berjualan songkok dan baju pangsi keliling Bekasi dengan menggunakan sepeda. Saat ini ia dipercaya sebagai Ketua IPSI Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi Jawa Barat.




Klik untuk komentar