Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
(foto:Arif Fadillah /Tempo.co)
Kalo ngomongin soal modus penipuan, selalu saja ada modus baru dari para penipu untuk mendapatkan keuntungan dari pihak lain dengan tidak bertanggung jawab. Salah satunya adalah dengan modus transfer pulsa, yang kadang dialami oleh pengguna ponsel secara tidak sadar.

Salah satu modus dari penipuan ini adalah dengan cara menggunakan SMS. Waspadalah jika Kita menerima SMS dengan isi bahwa Kita mendapatkan sebuah pesan suara dan harus mengetik kode tertentu. Mulai dari pemilik ponsel jadul sampai smartphone tidak akan luput dari modus yang satu ini.

Nah supaya Kita tidak menjadi korban penipuan dengan modus transfer pulsa, nih baca aturan dan cara transfer untuk pengguna Indosat.

Kode
Dulu Indosat memberlakukan sistem singkatan untuk metode transfer pulsa dengan tulisan TP. Namun sekarang Indosat sudah mengubahnya dengan TRANSFERPULSA, sehingga Kita bakal melakukan transaksi ini dengan lebih sadar karena kodenya amat jelas.

Dua Metode
Ada dua cara melakukan transfer pulsa yang bisa Kita lakukan. Pertama adalah transfer via SMS dengan cara ketik: TRANSFERPULSA (spasi) nomor ponsel tujuan (spasi) nominal pulsa. Kemudian kirim SMS ini ke 151 dan ikuti petunjuk berikutnya yang dikirimkan via SMS.

Untuk melakukan transfer pulsa lewat SMS ini, Kita harus melakukan konfirmasi dengan TOKEN yang diberikan oleh Indosat untuk melakukan proses berikutnya.

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
(foto:pngtree.com)
Metode kedua adalah transfer via UMB yang bisa digunakan di Mentari Ooredo ataupun IM3 Ooredo. Caranya pun mudah, kamu tinggal ketik *123*7*2*3*1# dan ikuti petunjuk berikutnya. Sementara untuk kartu Matrix Ooredo, lakukan dengan langkah ini *123*7*1*6*1#. Cukup jelas kan?

Keuntungan Transfer Pulsa

Apasih keuntungan Transfer Pulsa? Selain mudah prosesnya, keuntungan menggunakan transfer pulsa Indosat adalah masa aktif si penerima akan bertambah. Dan asyiknya lagi nih, metode ini tidak akan mengurangi masa aktif si pengirim*, jadi Kita nggak perlu khawatir!.

Syarat dan Ketentuan
Untuk bisa mengirim dan menerima pulsa Indosat, jelas kita wajib menaati syarat dan ketentuan yang berlaku. Yang pertama adalah kedua kartu, baik pengirim maupun penerima dalam kedaan aktif, kecuali untuk kartu Matrix Ooredo Auto.

*Jumlah pulsa minimal yang bisa dikirimkan adalah Rp 2000 dan maksimal Rp 200.000. Untuk pulsa di bawah nominal Rp 5000, masa aktif penerima tidak akan bertambah. Sementara untuk pulsa di atas Rp 5000 sampai Rp 200.000 akan mendapatkan tambahan masa aktif sesuai dengan nominal masing-masing. Semakin besar, makin lama pula tambahan masa aktifnya.

Waspada Penipuan, Begini Aturan dan Cara Transfer Pulsa Indosat
(foto:indosatooredoo.com)
Masa aktif transfer pulsa akan mengambil masa aktif terpanjang, dengan maksimal 45 hari penambahan masa aktif. Selain itu, penerima pulsa juga akan mendapatkan tambahan masa tenggang selama 30 hari, kecuali untuk pengguna Matrix Ooredo Auto.

Ketentuan lainnya adalah, untuk pengirim pulsa, sisa pulsa minimal yang ada dalam nomor pengirim adalah Rp 5000 setelah melakukan transfer dan sudah dipotong biaya kirim. Jadi, kalau pulsa Kita tinggal Rp 10.000 pas, tidak bisa melakukan transfer pulsa Rp 5000 ke nomor lain, karena ada biaya transaksi sebesar Rp 600.

Dengan syarat dan ketentuan ini, serta pengetahuan dari kode dan cara transaksi, Kita bisa terhindar dari penipuan dengan metode transfer pulsa. Tentu saja, penjahat pasti punya banyak cara lihai untuk melakukan aksi mereka. Namun Kita bisa mencegah kejahatan itu dengan membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku untuk transfer pulsa.

Selain itu, bacalah setiap SMS dari nomor yang tidak dikenal dengan seksama untuk meminimalisir penipuan. Dengan kewaspadaan, penipuan bisa dihindari dan pulsa Kita pun bisa dipakai untuk hal yang lebih berguna daripada sekedar diberikan kepada pencuri pulsa. 

"Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena ada KESEMPATAN!! Waspadalah...! Waspadalah...!". *Bang Napi mode* :)