Apa beda Pro apps, Freemium, in-app purchase dst?

Smartphone / telepon pintar seperti sudah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan bagi sebagian orang. Selalu terhubung ke internet seakan sudah menjadi kebutuhan. Berbagai aplikasi berkembang pesat berlomba memenuhi kebutuhan para penggunanya. Di balik persaingan itu para pengembang aplikasi terus berusaha membuat aplikasi yang selain bernilai untuk penggunanya juga agar dapat berfungsi dalam berbagai platform operating system.
Mobile Pro apps Freemium in-app purchase
Besarnya kebutuhan masyarakat akan aplikasi mobile yang bermanfaat merupakan ladang bisnis untuk para pengembang aplikasi. Berbagai pengembang berlomba menawarkan manfaat dari aplikasi buatannya yang semakin memanjakan pengguna. Disisi lain para pengembang membutuhkan biaya untuk melakukan riset dan pengembangan. Hukum "supply and demand" berlaku. Jika sebuah aplikasi dirasakan memiliki kegunaan dan bernilai, masyarakat pengguna tidak akan berkebaratan mengeluarkan uang untuk membayar aplikasi tersebut. Jika aplikasi tersebut gratis maka pengembang akan menanamkan iklan pihak ketiga yang akan menjadi sumber pemasukan baginya.

Itu hanyalah salah satu contoh model bisnis yang melekat pada sebuah aplikasi mobile, untuk selengkapnya, berikut saya akan coba memperkenalkan berbagai model bisnis yang ada pada aplikasi pada mobile device, baik itu pada platform Android, iOS, Windows Mobile dan lain-lain.

Mobile Pro apps Freemium in-app purchase
Pic: shakdock.blogspot.com
Berikut adalah 5 model bisnis yang masih populer digunakan hingga saat ini dengan lebih condong dari sudut pandang pengembang aplikasi:

Aplikasi Berbayar (Pro App/Premium App) yaitu pengguna membayar terlebih dahulu (membeli) untuk dapat menginstall dan memperoleh manfaat dari aplikasi tertentu. Keuntungannya adalah tiap download berarti pemasukan di sisi pengembang aplikasi. Hanya saja aplikasi berbayar ini jumlah downloadnya terbatas. Selain itu, aplikasi berbayar hanya cocok bila reputasi pengembang aplikasi bagus dan telah memiliki basis user yang cukup besar. Untuk menarik pengguna kadang disiapkan app trial dengan persyaratan tertentu.

Aplikasi Freemium, umumnya aplikasi jenis ini disediakan gratis untuk di-instal. Pengguna memperoleh manfaat dari aplikasi yang di-install tapi dengan fitur yang sengaja dibatasi. Contoh: ketika pengguna menginstal aplikasi game, beberapa level awal tersedia untuk dimainkan gratis. Tapi untuk level yang lebih tinggi, pengguna harus beralih ke versi berbayar. Keuntungan dari model bisnis ini adalah dikarenakan gratis, aplikasi freemium jumlah downloadnya akan lebih besar dari aplikasi berbayar. Sayangnya boleh dikatakan tidak ada keuntungan finansial secara langsung dari aplikasi freemium. Pemasukan pengembang diperoleh dari pengguna loyal yang beralih ke versi berbayar. Disisi lain ini juga menambah beban pekerjaan pengembang aplikasi karena harus mengelola dua aplikasi yang sama namun berbeda fitur dengan sistem pengaktifan fitur dengan sistem lisensi ataupun kunci (key) untuk membuka fitur premium.

Aplikasi in-app purchase. Pada model ini, aplikasi dengan fitur penuh disediakan gratis untuk diinstall. Pengembang akan mendapatkan pemasukan dengan menjual item yang berharga dalam konteks aplikasi, seperti nilai tukar virtual (virtual currency) atau barang-barang virtual lain. Contoh bisnis aplikasi ini ada dalam BlackBerry Messengger (BBM) dan Path yang gratis untuk diinstal. Pengguna dapat menggunakan semua fiturnya secara cuma-cuma, namun dalam aplikasi Path ada beberapa "sticker", emoticon, Filter dan lain-lain yang hanya dapat digunakan dengan membelinya melalui Toko. BlackBerry Messenger (BBM) menyediakan fitur pin cantik yang dapat pengguna beli melalui aplikasi Toko BBM itu sendiri, juga ada aplikasi BBM Money yang bekerjasama dengan Bank Permata untuk transaksi online lainnya. Keuntungan dari bisnis ini adalah karena disediakan gratis, sehingga jumlah yang download lebih banyak sehingga lebih populer. Tapi model bisnis ini sedikit lebih rumit karena Pengembang tidak hanya mengembangkan aplikasi, tetapi juga harus menyediakan infrastruktur untuk menunjang sistem jual beli barang-barang virtual dengan segala sistemnya.

Aplikasi Gratis berbasis iklan. Model bisnis ini adalah model yang biasanya ditempuh oleh pengembang aplikasi bermodal kecil. Pengembang membuat aplikasi yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh pengguna. Pengembang mendapatkan pemasukan dari iklan yang di-klik ataupun yang ditampilkan pada aplikasi. Jika Aplikasinya bagus, jumlah downloadnya sudah pasti akan tinggi. Aplikasi model ini tidak perlu pengeluaran tambahan seperti mengelola server seperti pada model bisnis in-app purchase, tetapi pemasukan dari iklan awalnya rendah dan pengguna cenderung menghindari aplikasi dengan iklan didalamnya, sehingga akan berdampak pada pengembalian modal dan pendapatan yang rendah kepada pengembang. Lebih jauh mengenai pendapatan pengembang melalui iklan bisa baca di Tekno Jurnal.

Aplikasi Kombinasi / Hibrid (kombinasi Paid, Freemium, in-app purchase dan gratis). Model bisnis ini biasanya ditempuh oleh pengembang bisnis, yaitu dengan menggabungkan model-model yang sebelumnya telah dijelaskan. Contoh: Outfit 7 membuat dua versi aplikasi "Talking Tom Cat" mereka, yaitu versi gratis dan berbayar. Versi gratis berfitur terbatas dengan disisipi iklan dan menjual barang virtual (in-app purchase). Dengan menggunakan model bisnis gratis, Pengembang berusaha meraih pengguna baru dan memperoleh popularitas. Pemasukan dari aplikasi berbayar didapat dari pengguna loyal yang meng-upgrade aplikasi gratisnya ke berbayar. Kendalanya, dengan mengembangkan beberapa versi, tentu saja biaya dan waktu pengembangan aplikasi membengkak.

ke-5 model bisnis ini bukan harga mati, seiring dengan berkembangnya teknologi internet, saya yakin akan hadir model-model bisnis baru yang akan menjembatani komunikasi bisnis antara pengembang aplikasi dan pengguna.


Reff: PCMedia

2 comments

avatar

Om Bisot bisa bikin aplikasi buat Diaz, gak? Aplikasi goback, buat balikin mantan ekekekeke

Reply
avatar

Astaga itu model bisnisnya cocoknya yang berbayar kali yah? Premium Pro Goback Apps hahaha

Reply