8 Tips Memilih Layanan Cloud Computing untuk Perusahaan

8 Tips Memilih Layanan Cloud Computing untuk Perusahaan


Tidak dapat dimungkiri, teknologi cloud saat ini telah menjadi kebutuhan utama banyak orang, terutama bagi yang memiliki bisnis digital. Teknologi cloud computing telah dipercaya memiliki potensi yang besar untuk menyetarakan akses teknologi informasi baik di kalangan usaha kecil, menengah, hingga perusahaan besar atau enterprise. Memang tidak dapat ditepis lagi bahwa penerapan teknologi cloud computing mampu menjawab semua kebutuhan pengguna dalam mengoptimalkan sistem dan operasional perusahaan, khususnya terkait penyimpanan atau storage dan juga akses sistem serta aplikasi berbasis cloud.

Terutama setelah pandemi, kemudahan dalam mengakses fasilitas dan solusi cloud semakin bertambah dengan munculnya jasa penyediaan layanan cloud. Dengan demikian, pengguna tidak repot lagi melakukan pemeliharaan alat dan kelengkapan lainnya karena sudah dapat dikerjakan oleh penyedia jasa cloud service.

Cloud computing (komputasi awan) adalah sistem penyediaan bermacam layanan melalui internet. Layanan yang dimaksud contohnya adalah aplikasi cloud seperti penyimpanan data, server, database, jaringan, dan perangkat lunak. Contoh sederhana layanan cloud misalnya saat kita menyimpan data di cloud maka kita akan menghemat penggunaan ruang file di penyimpanan lokal di harddisk komputer atau di memory ponsel, penyimpanan berbasis cloud memungkinkan kita menyimpan dan membuka file kapan saja saat diperlukan selama kita terhubung ke internet.

Tentunya terdapat kelebihan dan kekurangan dari kemudahan yang ditawarkan oleh para penyedia layanan jenis-jenis cloud computing ini. Lalu bagaimana menentukan penyedia jasa layanan cloud yang tepat selain mempertimbangkan harga dan mutu layanan yang ditawarkan? 


8 Tips Memilih Layanan Cloud Computing untuk Perusahaan


Kriteria pemilihan jasa layanan cloud yang harus kita ketahui


1. Keamanan

Keamanan data menjadi pertimbangan yang paling penting saat sebuah perusahaan atau bisnis ingin mempercayakan data perusahaannya kepada penyedia layanan cloud. Prioritas utama pengguna adalah memiliki tingkat keamanan penyimpanan data yang tinggi. Melalui penyimpanan data yang aman tentu akan menciptakan proses bisnis yang lebih terjamin dan lancar.


2. Performa

Setelah memastikan bahwa penyedia layanan cloud dapat memberikan keamanan tingkat tinggi, selanjutnya pengguna harus memastikan bahwa performa jasa layanan cloud juga harus baik. Performa yang buruk tentunya akan sangat menghambat proses bisnis hingga menyebabkan kerugian besar.


3. Transparansi

Transparansi antara penyedia layanan cloud dan pengguna sangat diperlukan demi menjaga keterbukaan dalam kemitraan. Transparansi yang dimaksud termasuk dalam hal biaya dan layanan serta fitur yang ditawarkan, baik storage maupun performa sistem. Pastikan juga bahwa penyedia memberikan penjelasan dan dukungan teknis, termasuk jika adanya tambahan biaya.


4. Service Level Agreement

Salah satu tolak ukur apakah sebuah penyedia layanan cloud memiliki komitmen terhadap sistem mereka adalah dengan adanya Service Level Agreement (SLA). SLA yang dirancang lengkap dengan penalti akan menunjukan bahwa penyedia layanan cloud memiliki komitmen untuk memastikan bahwa layanan mereka memiliki performa yang baik. Pastikan juga rencana troubleshoot juga baik apabila ditemukan masalah dalam sistem.


5. Cadangan Data

Hal ini sangat penting ketika terjadi error (bugs) atau hal lain yang tidak diinginkan terjadi pada sistem. Diperlukan layanan cadangan atau back up data yang disediakan oleh penyedia layanan platform cloud sehingga semua data perusahaan bisa diamankan. Dengan begitu pengguna tidak perlu khawatir data akan hilang atau rusak sewaktu-waktu.


6. Monitoring

Model cloud menjadi sistem yang akan selalu aktif digunakan, sehingga diperlukan adanya pemeliharaan secara rutin agar dapat dipastikan sistem tetap bekerja optimal. Laporan pemeliharaan ini haruslah diberikan oleh penyedia layanan cloud kepada pengguna sesuai dengan kesepakatan, misalnya per minggu, per bulan atau per periode. Laporan ini menjadi bentuk tanggung jawab penyedia layanan kepada pengguna, juga untuk berkomunikasi apabila ada penambahan biaya di suatu sistem di luar kesepakatan awal.


7. Fleksibilitas

Hal penting lainnya adalah memastikan bahwa penyedia layanan cloud memiliki elastisitas dan keleluasaan sehingga dapat membuat sistem yang disewa menjadi lebih besar atau lebih kecil sesuai dengan kebutuhan. Karena bisa saja suatu bisnis mengalami perubahan skala kerja, seperti penambahan cakupan layanan, dll. Apabila sistem sulit diubah akan memberi dampak dalam jangka panjang karena perusahaan terpaksa bermigrasi ke penyedia dengan kapasitas yang lebih mumpuni.


8. Transfer Data

Bagi pengguna baru, tentunya akan membutuhkan proses transfer database dari sistem lama ke sistem baru. Proses pemindahan atau transfer data haruslah menjadi pertimbangan apakah bisa dilakukan dengan mudah atau tidak. Jika sulit dilakukan tentunya akan mengganggu produktivitas hingga terhenti selama proses pemindahan data ini.


Salah satu perusahaan yang memberikan layanan cloud terbaik dengan berbagai kemudahan dan kelengkapan fitur adalah neuCentrIX. Sebagai bagian dari Telkom Indonesia, bisa dikatakan bahwa Layanan cloud service neuCentrIX merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. NeuCentrIX menawarkan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan spesifik Anda, dari berbagai penggunaan, pengembangan berskala ultra, hingga berbagai penyesuaian.

Demikian 8 Tips Memilih Layanan Cloud Computing untuk Perusahaan yang musti kita perhatikan sebelum memilih layanan jasa cloud dari berbagai penawaran yang ada. Semoga dengan mempertimbangkan 8 tips ini kita memiliki referensi yang cukup sebelum mempercayakan bisnis digital kita kepada salah satu vendor terbaik pilihan kita.


comments

Lebih baru Lebih lama