Sharing Literasi Digital SMPI Darul Mu'minin & MA Mu'min Cendekia Babelan

Sharing Literasi Digital SMPI Darul Muminin & MA Plus Mu'min Cendikia Babelan
 Sharing manfaat Medsos bersama siswa MA Mu'min Cendekia. 2 April 2021  


Sharing Literasi Digital 


Sharing literasi digital dengan siswa SD sudah pernah saya lakukan, berbagi pengalaman dengan siswa tingkat sekolah menengah atas (kelas 10, 11, 12) sering, dengan mahasiswa juga pernah. Apa yang belum pernah? 

Ya sharing dengan siswa setingkat SMP (kelas 7, 8 dan 9 ) yang belum pernah. 

Jumat siang, 26 Maret 2021 kemarin akhirnya saya mendapat kesempatan berbincang-bincang dan diskusi dengan siswa kelas 7 dan 8 SMPI Darul Muminin Babelan di Rumah Pelangi Bekasi.

Terima kasih kepada pembina pramuka dan panitia acara kenaikan tingkat Penggalang Ramu Rakit SMPI Darul Muminin Babelan yang memberi kesempatan berharga ini. Juga terima kasih untuk pembina pramuka MA Mu'min Cendekia Babelan dan pengurus TBM Rumah Pelangi Bekasi.

Interaksi pertama dalam upaya pacing & leading dan ice breaking, sebelum sesi sharing dimulai, saya menanyakan siapa yang tidak memiliki akun media sosial? 

Ternyata ada siswa yang mengaku tidak memiliki akun media sosial. Saya harap itu bukan karena kesenjangan digital (digital devide), tapi merupakan kesadaran pribadi untuk menghindari mudharat jika kita tidak bisa mengambil manfaat, atau mungkin semacam detox digital.

Kembali ke soal pacing & leading dan ice breakingPacing adalah teknik komunikasi yang bertujuan untuk MENYESUAIKAN atau menyelaraskan diri kita dengan "frekuensi" lawan komunikasi kita, biasa juga disebut "menyamakan frekuensi" agar interaksi dan komunikasi menjadi lebih akrab dan santai. Adapun Leading di sini berarti memimpin atau mengarahkan komunikasi ke arah yang kita tuju atau kita inginkan. 

Ice Breaking yang dalam bahasa Inggris berarti memecahkan kebekuan, Ice Breaking di sini bermakna kegiatan untuk menghilangkan kebekuan-kebekuan dalam komunikasi, sehingga yang terlibat dapat lebih mereka saling mengenal, mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. 

Kebekuan atau situasi di atas selalu saja terjadi karena adanya perbedaan status, usia, senioritas, kelas, latar belakang dan sebagainya sehingga menimbulkan adanya dinding pemisah di antara satu orang dengan lainnya. 

Untuk itulah selalu dibutuhkan pacing & leading dan ice breaking untuk menghilangkan atau mengurangi dinding penyekat yang menghambat komunikasi.

Sharing Literasi Digital SMPI Darul Mu'minin & MA Mu'min Cendekia Babelan
  Sharing Literasi Digital SMPI Darul Mu'minin 26 Maret 2021 


Sejarah media sosial dan manfaat medsos


Sejarah media sosial panjang juga ceritanya mulai dari zaman web 2.0 hingga zaman artificial intelegent seperti sekarang. Pada para siswa saya sempat cerita sedikit tentang sejarah Facebook dan sedikit seluk beluknya yang tidak saya tulis di sini. 

Tahun 2004, seorang mahasiswa tingkat dua Harvard University bernama Mark Zuckerberg meluncurkan aplikasi FaceMash, sebuah situs media sosial yang ia bangun untuk menghubungkan mahasiswa Harvard satu sama lain. Pada awal peluncurannya FaceMash, lebih dari seribu orang telah mendaftar, dan itu baru permulaan dari zaman media sosial seperti yang kita lihat sekarang ini.

FaceMash itu kini dikenal sebagai Facebook. Facebook berkembang pesat jadi salah satu perusahaan media sosial paling banyak digunakan. Menurut informasi dari databoks katadata.co.id, Facebook memiliki jumlah pengguna aktif bulanan (monthly active user / MAU) sebanyak 2,7 miliar pengguna per 25 Januari 2021 sehingga menempatkan Facebook buatan Mark Zuckerberg ini sebagai media sosial yang (masih) paling banyak digunakan di dunia.

Di belakang Facebook berturut-turut ada YouTube dan WhatsApp masing-masing memiliki pengguna sebesar 2,3 miliar dan 2 miliar. Sementara, jumlah pengguna Facebook Messenger dan Instagram berturut-turut sekitar 1,3 miliar dan 1,2 miliar.


Manfaat Media Sosial

Selain definisi media sosial, kami juga sempat membahas mengenai manfaat media sosial. Mengenai poin-poin manfaat medsos saya kembalikan kepada para siswa untuk mengungkapkan apa manfaat positif yang mereka rasakan dari media sosial, juga sekaligus dampak negatifnya. 

Dari jawaban siswa berikut saya list manfaat media sosial yang mereka sebutkan di antaranya:
  1. Tempat bersosialisasi dengan orang lain.
  2. Mencari informasi, berita dan pengetahuan yang bermanfaat.
  3. Sarana penghibur saat netizen dilanda bosan dan jenuh.
  4. Tempat sharing yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain.
  5. Media untuk mengekspresikan diri.
  6. Media sosial untuk bisnis dan mencari uang
  7. lain-lain.
Mengenai manfaat positif media sosial, rata-rata siswa dapat menjawab banyak manfaat dari Media Sosial.

Mengenai poin nomor 6 rupanya telah menarik beberapa siswa, yaitu poin memanfaatkan media sosial untuk bisnis dan cara mendapatkan uang dari internet.

Beberapa siswa mengaku memiliki akun dan channel di Youtube dan lain-lain, platform yang terbukti telah menghasilkan uang jika dikelola dengan serius. 

Cara menghasilkan uang tentu perlu usaha dan kesungguhan, baik itu mencari uang di internet ataupun di dunia offline.

Ada dua teman saya yang sudah menghasilkan uang melalui YouTube. Yang saya lihat, dibutuhkan keseriusan dalam memproduksi konten yang bermutu. Kalau kita ingin mengikuti jejaknya, maka buatlah video yang berkualitas dan bermanfaat untuk ditonton. 

Teman saya itu membuktikan, untuk menghasilkan uang dari internet dengan media Youtube, kita tidak perlu menggunakan kamera dan peralatan yang mahal. Cukup menggunakan smartphone, jika video yang kita buat berhasil menarik banyak orang, maka hasilnya tidak akan mengecewakan.


Lalu bagaimana cara menghasilkan uang dari internet dengan media Youtube? 


Untuk mendapatkan uang dari Youtube, kita harus melakukan monetisasi dengan mengizinkan Youtube menyertakan iklan dalam video yang kita buat. 

Untuk monetisasi tentu ada syarat-syarat yang perlu dipenuhi, yaitu memiliki lebih dari 1.000 subscriber dan memiliki lebih dari 4.000 jam waktu tonton publik dalam 12 bulan terakhir. 

Di sinilah audiens atau pemirsa akan menonton dan mengklik iklan. Semakin banyak views video, maka semakin banyak pendapatan yang dihasilkan oleh si pemilik chanel.

Secara umum juga kami mulai menggali ide mengenai konten-konten seperti apa yang dapat menarik perhatian. Dalam sesi ini saya menyarankan agar para siswa mulai membuat konten sekitar kegiatan sehari-hari mereka sebagai pramuka dan kegiatan sekolah.

Api Unggun Pramuka Rumah Pelangi SMPI Darul Muminin & MA Plus Mu'min Cendikia Babelan
 Acara api unggun MA Mu'min Cendekia Babelan 

Saya senang, sesi sharing literasi digital dengan adik-adik pramuka yang antusias ini meski tidak terlalu lama semoga bermanfaat. Sebagai apresiasi kepada siswa MA Mu'min Cendekia Babelan, saya berikan 3 buah buku untuk peserta yang paling interaktif yang diberikan saat acara api unggun, Sabtu 3 April 2021.


4 Komentar

  1. Semoga dengan adanya kegiatan ini. Generasi muda paham melakukan akun sosmed dengan baik.. .

    #Alghi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin, makasih dah mampir, ditunggu undangan ngopi selanjutnya, eh undangan sharing lagi maksudnya hehehe

      Hapus
  2. Nanti saya undang kak. Sharing tentang perkopian.. Ehh maksudnya sharing tentang bagaimana caranya membedakan informasi HOAX atau Benar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah keren ini, isu bagaimana mengenali informasi hoax emang gak gampang dan perlu disosialisasikan, ayo ah segera aja ngopi-ngopi barengnya :)

      Hapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama