Pemimpin Masa Depan

Pada masanya Nokia (Symbian) adalah yang terbaik, hingga puluhan tahun sulit untuk dapat menyaingi Nokia. BlackBerry bukan pemain baru kala itu, dan Nokia masih yang terbaik, hanya saja kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang membuat BlackBerry sedikit demi sedikit mengubur kejayaan Nokia.

Nokia dan BlackBerry luput memperhatikan perusahaan lain dari bidang lain. Pesaing mereka datang bukan dari bidang telekomunikasi.

Apple adalah perusahaan yang bermain di bidang komputer dan Google adalah perusahaan yang bermain di bidang internet. Google Android walau dengan berbagai kelemahan masuk dan beradaptasi cepat dengan sistem open source dan menjadi OS paling banyak dipakai saat ini.

Ke depan mungkin akan datang lagi hal-hal yang saat ini belum kita kenal namun dapat mengubur semua kejayaan yang sekarang ada. Roda kehidupan berputar lebih cepat, perubahan adalah hukum alam yang memilah mana yang dapat bertahan dan mana yang akan tenggelam.

Pemimpin Masa Depan

Demikian juga dalam sisi hidup yang lain, ambil contoh pilkada. Persaingan dalam pilkada bukan lagi soal siapa yang lebih ganteng dan hal-hal yang entah apa gunanya bagi kehidupan saya. 

2017 menawarkan peluang, namun juga membawa berbagai permasalahan baru yang tidak mungkin diselesaikan dengan cara-cara lama. Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sudah terlanjur kita masuki tanpa bertanya pada kita apakah kita sudah siap atau belum?. Orang-orang se-ASEAN akan bersaing dengan kita mencari kerja di sini, jika kita mampu maka kita pun dapat bersaing mencari kerja di negara mereka.

Sedangkan persoalan-persoalan lama masih belum selesai, infrastruktur, kerusakan lingkungan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain masih merupakan masalah yang setiap saat mengancam tanpa adanya jaminan perlindungan yang JELAS dari penguasa.

Karena semua itu, saya butuh pemimpin yang JELAS program kerjanya dan JELAS komitmennya membantu saya menyelesaikan berbagai masalah sosial yang lebih besar dan tidak bisa saya selesaikan sendiri.

Pilkada 2017 akan menjadi pintu dari jawaban semua persoalan atau menjadi tambahan persoalan baru itulah pilihannya. 

Saya sih butuh pemimpin yang JELAS/DANTA!
Kalau kamu?


Klik untuk komentar