Belajar bersatu dari hukum rimba “The Jungle Book” (2016)

This is the Law of the Jungle
as old and as true as the sky;
And the Wolf that shall keep it may prosper, 
but the Wolf that shall break it must die.

Like the creeper that girdles the tree-trunk 
the Law runneth forward and back
For the strength of the Pack is the Wolf,
and the strength of the Wolf is the Pack.

Belajar bersatu dari hukum rimba

Jika kata "Hukum Rimba" diartikan bahwa yang kuat akan selalu menang, maka film The Jungle Book [2016] akan mengubah pendapat itu. Hukum Rimba tidak selamanya yang kuat akan menang, tetapi persatuan dan harmoni akan mengalahkan yang kuat. Film ini mencoba kembali menghidupkan kisah fiksi The Jungle Book (1894), sebuah fabel karya Rudyard Kipling (1865-1936), seorang penulis yang masa kecilnya ia habiskan di India dan menganggap dirinya sebagai Anglo-India (Warga Inggris-India). Tak heran jika bintang utama film ini adalah seorang anak berciri India. Mowgli (Neel Sethi) nama anak itu, nama yang diberikan oleh Raksha ibunya (Lupita Nyong'o), seekor srigala dari kelompok srigala penjaga hukum rimba yang dipimpin Akela (Giancarlo Esposito).

Srigala, binatang yang memiliki image kejam dan tidak pernah dapat dijinakkan ini dapat dikatakan memiliki peran yang kuat dalam membentuk kisah The Jungle Book. Mulai dari hukum rimba, bagaimana mereka menjaga kelompoknya dan menjaga keseimbangan hutan dengan perjanjian damai di mata air yang berada di wilayahnya.

Srigala memiliki image antagonis yang kuat, liar dan merdeka, tidak ada satupun srigala di dunia nyata yang dapat dijinakkan untuk menjadi hewan sirkus, namun di film ini akan digambarkan berbeda. Akela, pemimpin kawanan srigala dimana Mowgli diasuh dan mendapat perlindungan dengan tegas melarangnya menggunakan "trik", keterampilan manusia adalah hal terlarang untuk diterapkan di dalam hutan. Hingga saat Mowgli bertemu dengan Baloo dan menggunakannya untuk membantu Baloo mengumpulkan madu. Baloo adalah beruang pemalas yang menyelamatkan dirinya dari anakonda raksasa, dengan memanfaatkan keterampilan dan keluguan Mowgli, Baloo berhasil menimbun banyak madu.

Klimaks film ini adalah perseteruan antara Mowgli (dan penghuni hutan) melawan lalimnya seekor harimau kejam bernama Shere Khan, harimau yang membunuh ayah Mowgli. Shere Khan memiliki bekas luka bakar pada wajahnya saat bertarung melawan ayah Mowgli dan menambah kesumat dendamnya untuk membunuh Mowgli.

Belajar bersatu dari hukum rimba “The Jungle Book” (2016)
Jungle Book versi animasi (1967)
Secara keseluruhan film yang disutradarai Jon Favreau ini sangat apik menawarkan keindahan efek visual CGI, pemandangan alam dan berbagai jenis binatang nampak alami. Kisah fabel The Jungle Book (1894) ditulis oleh Kipling untuk putrinya, Josephine, yang konon meninggal dunia karena pneunomia pada usia 6 tahun (1899). Diangkat menjadi film animasi oleh Disney tahun 1967, tahun 2016 ini, film ini sedang tayang di bioskop-bioskop besar. Bagus untuk ditonton bersama keluarga di akhir pekan :)

Trailer di Youtube


Kisah ini mengajarkan bahwa persatuan dapat mengalahkan kelaliman. Dibutuhkan seorang "Mowgli", seorang pemimpin yang dapat mempersatukan seluruh perbedaan untuk melawan penjajah atau tirani yang digambarkan sebagai harimau dewasa yang kuat dan tak terkalahkan. 

Setelah menonton film fiksi ini, ada beberapa pertanyaan mengusik hati saya.
Kapan kelompok-kelompok berbeda yang merasa dirinya "lebih" akan sadar bahwa keunggulannya sengaja dieksploitasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah?
Mengapa ada kelompok-kelompok yang menginginkan "hukum" yang mengutamakan persatuan dan solidaritas digantikan dengan "hukum" versi kelompok yang kuat?

Harimau yang kuat tidak mendapatkan kekuatan jika penghuni rimba terpecah belah dalam kelompok-kelompok kecil yang merasa kuat, namun sejatinya tidak cukup kuat untuk melawan harimau sendirian.

Selamat berakhir pekan :)


6 komentar

avatar

Wah, ternyata dari rumba lagi langsung ke bioskop nih :p jadi penasaran nih. keren closingnya om, love it:)

avatar

Hahaha bisa aja, nunggu versi dvd-nya, asli keren nih film 😉

avatar

dlu tak kira Jungle Book adalah kisah masa kecil tarzan trnyta berbeda ya..

asli part plng keren adalah ketika baloo menyadarkan jati diri mowgli sbg manusia, gunakan caramu sendiri sbg manusia (akhirnya mowgli pke trik cerdas swjarnya manusia).

avatar

Gue tersentuh bagian Raksha membela Mowgli, terasa banget keibuannya. Raksha dalam bahasa India katanya sih artinya perlindungan, pas banget :)

avatar

Jadi pengen pengen nonton

avatar

Semoga masih tayang di bioskop kak :) kalau gak yah nunggu DVD-nya release hehehe

Klik untuk komentar