REKOR MURI Tari Ronggeng Blantek: Memecahkan?

REKOR MURI Tari ronggeng Blantek Bekasi
Penyerahan piagam MURI (sumber: www.wajahbekasi.com)
Menarik memikirkan kembali obrolan santai sore tadi di Twitter tentang Tari Ronggeng Blantek Bersama yang digelar oleh Pemda Kabupaten Bekasi pada hari Minggu tanggal 18 Oktober 2015, obrolan ringan yang hanya membahas mana yang lebih tepat penggunaannya antara kata "mencatat" atau "memecahkan" rekor MURI pada event tersebut.

Sederhananya saya memahami asal kata rekor yang kemungkinan besar berasal dari kata "record" yang dalam bahasa Inggris berarti catatan atau rekaman. Menurut KBBI daring di http://kbbi.web.id/rekor menjelaskan rekor sebagai berikut:
rekor/re·kor/ /r├ękor/ (n) 1 hasil terbaik (tercepat, tertinggi) dalam keolahragaan; 2 jumlah terbanyak; 3 terbaik (tertinggi).
Dalam berita ini menurut Agus Trihono, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bekasi menyatakan bahwa target awal peserta dalam kegiatan ini adalah 10.000 peserta, namun yang tercatat di panitia Tari Ronggeng Blantek Bersama ini sebanyak 12.033 orang peserta.

"Para peserta itu terdiri dari 935 pelajar SMK, 6.918 pelajar SMU, 3.705 pelajar SMP, selebihnya adalah para karyawan, masyarakat, Abang Mpok Kabupaten Bekasi dan para penari dan sanggar yang ada di Kabupaten  Bekasi "jelasnya.

Representatif Museum Rekor Indonesia (Muri), Triono menjelaskan bahwa pihak MURI memiliki tiga kategori dalam menetapkan pencetakan rekor itu, yaitu mahakarya, Indonesia dan dunia.

“Biasanya kami mencari dan mencatat rekor budaya. Seperti rekor Tari Ronggeng Blantek ini hanya ada di Kabupaten Bekasi. Tak ada di negara manapun lagi. Dan kegiatan ini telah mencetak rekor dunia untuk jumlah terbanyak,” terangnya.

Representatif Museum Rekor Indonesia (Muri) menyebut kata "mencetak" karena rekor Tari Ronggeng Blantek belum pernah ada sebelumnya dalam catatan MURI. Berbeda halnya jika istilah yang digunakan "memecahkan", menurut saya kata "memecahkan" menyiratkan harus sudah ada rekor sebelumnya yang tercatat lalu kemudian terkalahkan dengan sebuah rekor baru,  barulah cocok menggunakan istilah "memecahkan". 

Jika yang ingin dipecahkan adalah rekor menari maka jumlah penari sebanyak 12.033 belum bisa memecahkan rekor Tari Goyang Maranggi oleh sebanyak 53.685 peserta saat memperingati hari jadi kota Purwakarta ke-184, dan hari jadi Kabupaten Purwakarta ke- 47 yang dilaksanakan tanggal 15 Agustus 2015 lalu.

Kesimpulannya? Simpulkan sendiri-sendiri saja mana yang menurut Anda lebih tepat untuk digunakan. 

Dari penjelasan di atas saya sebagai warga Kabupaten Bekasi turut gembira dan mengucapkan:
Selamat atas keberhasilan Kabupaten Bekasi MENCETAK/MENCATAT rekor Tari Ronggeng Blantek Bersama terbanyak versi Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan total 12.033 orang penari.

Salam :)


REKOR MURI Tari ronggeng Blantek Bekasi
Capture obrolan tadi sore bersama F.Hardiansyah Subais pemilik akun twitter: @linimasaku

Klik untuk komentar