Mengenal Gentle Birth

"Hypnobirthing merupakan suatu metode yang dikhususkan untuk wanita hamil dengan melakukan relaksasi mendalam, bertujuan untuk mempersiapkan proses kelahiran normal yang lancar, nyaman dengan rasa sakit yang minimum, karena mampu memicu hormon endorphin yang merupakan hormon penghilang sakit alami tubuh. 


Berlatih hypnobirthing seperti halnya belajar naik sepeda. Semakin sering dilakukan, maka semakin mahirlah dalam memasukkan program ke alam bawah sadar, sehingga saat proses persalinan berlangsung, ibu tetap tenang dan proses berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, latihan hypnobirthing paling bagus jika dilakukan sejak awal kehamilan. Namun tidak ada kata terlambat karena begitu dasar hypnotherapy sudah dikuasai, maka kita dapat menerapkan untuk semua aspek kehidupan."

Demikian yang saya baca di halaman awal www.hypno-birthing.web.id sebuah web yang dikelola oleh Ibu Evariny Andriana. Menurut blog Stephiaworld, Ibu Evariny ini adalah murid dari Ibu Lanny Kuswandi, seorang pelopor hypnobirthing di Indonesia.

gentle birth waterbirth bekasi

Saya sendiri mulai mengenal Hypnobirthing, setelah kenal dengan Mpok Yulie melalui twitter di akun @yuliemekanik. Gak salah saya nanya-nanya tentang Hypnobirthing ke Mpok Yulie, beliau sebagai praktisi hypnobirthing di Bekasi yang praktek di Rumah Puspa Jl. KH Mas'ud RT 001/004 Tridaya Sakti Tambun Selatan. Kab. Bekasi Telp. 021 - 91017550, Bekasi ternyata giat pula di Komunitas Gentle Birth Untuk Semua (GBUs) dan sering menjadi narasumber mengenai persoalan hypnobirthing :)

Gentle Birth Merupakan Solusi Yang Paling Pas Untuk melahirkan

Saat surfing lebih jauh mengenai hypnobirthing saya malah mendapatkan sebuah kisah atau salah satu testimoni pasiennya menceritakan lewat blog Ummu9hazi.
http://ummu9hazi.wordpress.com/2013/10/23/baby-g-gentle-genious-ghazy/

Semakin saya mempelajari ternyata Hypnobirthing hanyalah salah satu dari metode melahirkan dalam gentlebirth, selain hypnobirthing masih ada Water Birth, Silence Birth, Orgasmic Birth dan Home Birth sebagaimana diulas web Viva, yah mungkin saja masih ada yang lainnya selain dari yang diuraikan dalam artikel tersebut :)

Menurut saya metode Gentlebirth memiliki filosofi yang cukup logis, mereka percaya bahwa bayi secara alami dapat terlahir dengan sendirinya tanpa intervensi, "Don’t forget, baby have their own way to birth". Bayi-bayi itu ditakdirkan untuk terlahir secara alamiah, bantuan dari pihak luar (intervensi) hanya diperlukan jika ada kesulitan yang sekiranya mengganggu kelancaran proses kelahiran.

Gentle birth meminimalisasi intervensi medis yang terjadi, terutama pada penggunaan obat bius karenanya mengandalkan reaksi alami tubuh sang ibu. Gentle birth menekankan pemahaman bahwa sang ibu saat melahirkan bukanlah seorang pasien atau orang yang sedang menderita sakit, melahirkan itu indah, sebuah perayaan dst (sumber: http://www.hypno-birthing.web.id/?p=2469)

"Tanpa menjadi alergi terhadap teknologi dan dunia medis, yang penting perempuan dan keluarganya paham bahwa ketika hamil dan melahirkan, yang memegang kendali dan menentukan nasib tubuhnya adalah dia sendiri. Bukan dokter, perlengkapan serba modern, maupun teknologi canggih". (sumber https://gentlebirthstory.wordpress.com/tentang-gentle-birth/)

Dari web Rumah Puspa juga dijelaskan berbagai hal tentang Gentle Birth. Untuk yang tinggal diseputaran Bekasi bisa berkunjung dan ngobrol lebih dalam soal berbagai metode melahirkan yang alami ini.

Ternyata pandangan saya bahwa yang namanya proses melahirkan itu painfull dan pokoknya saya sebagai lelaki gak bisa bayangin lah... ternyata di lain sisi ada yang mengalami indahnya proses melahirkan. Mereka dapat mengatakan "bayangkan bahwa saat hendak bersalin, sama dengan saat anda hendak bercinta, karena hormon* yang terproduksi pun sama".

*endorphin menurut Wikipedia: Zat Endorphin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang dan untuk kekebalan tubuh. Endorphin diproduksi oleh tubuh (kelenjar pituitary) yaitu pada saat kita merasa bahagia(tertawa) dan pada saat kita istirahat yang cukup. Zat ini bertindak seperti morphine, bahkan dikatakan 200 kali lebih besar dari morphine. [sumber]

Amazing! :)




Artikel ini memiliki 2 Komentar

  1. Mungkin biayanyapun lebih murah kali yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya iya, bisa konsultasi atau ngobrol langsung sama bidannya :)

      Hapus