Pemerasan modus keserempet




Berdasarkan pengamatan gw nih, modus keserempet lagi marak nih

titik rawan modus ini untuk Jakarta timur ada di Jl. Pahlawan Revolusi, tepatnya sekitaran jatinegara kaum, lampu merah pas deket jalan layang Pasar Klender (FYI: di sana ranjau paku juga banyak loh), sekitaran BY Pass (Jalan A.Yani) sekeliling Pasar Induk Cipinang termasuk pintu perlintasan kereta depan Penjara Cipinang dan Cipinang Latihan dari arah Pisangan.

Sasaran bisa motor bisa mobil, komplotan penjahat ini beranggotakan minimal 4 orang (minimal lho)

Kalo anda mengendarai mobil, sesaat setelah lampu hijau, kemudian kendaraan anda mulai berjalan, maka bersamaan dengan itu komplotan mulai beraksi tiba2 ada seorang yang sengaja menabrakkan diri, jika anda segera berhenti maka di sanalah anda akan di peras, atau kalau situasi sedang sepi, anda akan menjadi korban perampokan.
Jika anda memerhatikan, segera setelah orang tersebut secara sengaja menabrakan dirinya, si tengik itu akan berdiri di samping jalan pura2 terluka atau langsung masuk ke sebuah mobil yang akan mengejar mobil anda (jika mobil anda tidak berhenti). Mobil itu akan mengejar dan akan berusaha memotong jalan dan memberhentikan mobil anda di jalan yang sepi. (Kemaren sih infonya penjahat ini pake mobil avanza)


Gw gak punya tips untuk menghindari kejahatan ini, modusnya juga sudah sering dilakukan jadi kalo kita mau berimprofisasi gw saranin yang meyakinkan yak... kalo bisa perempuan aja yang menghadapi, kalo cowo yang menghadapi, urusannya bisa jadi kekerasan fisik bro.

atau pada saat anda di kejar penjahat ini, usahakan berhenti di kantor polisi (kalau ada di sekitar situ sih, tapi kemungkinan kayak gitu pastinya sudah di antisipasi sama kelompok penjahat ini).

Jika memungkinkan segera menghubungi teman atau keluarga terdekat guna pertolongan

Kalo mau lebih mendramatisir, begitu mereka berlagak mencurigakan, segera aja teriak minta tolong

Dagh yah, karena situasi jalanan Jakarta rada lenggang, penjahat2 ini lagi getol2nya beroperasi mencari mangsa.

Waspadalah...waspadalahhh!!!!

Klik untuk komentar