Rihanna, Lingerie, Lagu Doom dan Potongan Suara Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi Saat Menuturkan Hadis

Rihanna, Lingerie, Lagu Doom dan Potongan Suara Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi Saat Menuturkan Hadis
 Rihanna Savage X Fenty Beauty Show 

Lagu berjudul Doom yang diciptakan oleh Coucou Chloe pada tahun 2016 silam menjadi perbincangan di dunia maya. Pasalnya lagu yang berisi potongan suara Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi ini masuk dalam list lagu-lagu yang diputar saat Rihanna mengadakan fashion show produk lingerie produksi terbaru miliknya yaitu Savage X Fenty Beauty pada hari Jumat, 2 Oktober 2020. 

Acara Savage X Fenty Beauty sukses digelar secara virtual mengingat masih berada di tengah pandemi Covid-19. Acara fashion show virtual ini mengundang banyak artis ternama Hollywood dan menjadi perbincangan publik.

Rihanna telah meminta maaf atas kejadian tersebut, di Instagram Story-nya ia menulis: 

"Saya ingin berterima kasih kepada masyarakat Muslim yang telah menunjukkan pengawasan besar, terhadap sesuatu yang secara tidak sengaja menyinggung dalam pertunjukan Savage x Fenty kami. 

Lebih penting lagi, saya ingin meminta maaf kepada kalian atas kecerobohan ini. Kami sadar kami telah menyakiti banyak saudara dan saudari Muslim kami, dan saya sangat kecewa dengan hal ini! Saya tidak main-main dengan perbuatan apa pun yang tidak menghargai Tuhan atau agama mana pun, oleh karena itu penggunaan lagu tersebut dalam proyek kami benar-benar tidak bertanggung jawab! 

Ke depannya, kami akan memastikan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Terima kasih atas pengampunan dan pengertiannya, Rih."

Rihanna, Lingerie, Lagu Doom dan Potongan Suara Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi Saat Menuturkan Hadis
 Permintaan maaf dari Rihanna 


Beberapa sumber mengatakan bahwa hadis yang digunakan dalam lagu tersebut adalah penjelasan Nabi Muhammad SAW soal hari kiamat. 


Sebagai pencipta lagu, Chloe Erika Jane Olivie kelahiran 15 Juli 1996 yang juga seorang DJ di London ini telah meminta maaf dan mengatakan akan segera menghapus lagu tersebut dari semua platform musik online miliknya. Pada media sosial Twitter, tertanggal 5 Oktober 2020, Coucou Chloe menyampaikan:


"Saya ingin minta maaf yang sebesar-besarnya atas pelanggaran yang disebabkan oleh sampel vokal yang digunakan dalam lagu saya berjudul Doom. Lagu itu dibuat menggunakan sampel dari trek Baile Funk yang saya temukan secara online. Saat itu, saya tidak tahu jika sampel ini menggunakan teks dari sebuah Hadist Islam."


"Saya bertanggung jawab penuh atas fakta saya tidak meneliti kata-kata ini dengan benar, dan ingin berterima kasih kepada Anda yang telah meluangkan waktu untuk menjelaskan hal ini kepada saya. Kami sedang dalam proses untuk segera menghapus lagu tersebut dari semua platform streaming."


Coucou Chloe Rihanna, Lingerie, Lagu Doom dan Potongan Suara Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi Saat Menuturkan Hadis
 Coucou Chloe 



Hadis manakah yang terkait dengan lagu Doom?

Dari salah satu akun Twitter yang membahas masalah ini awalnya mengaitkan lagu ini dengan hadis Bukhari (RA), beberapa chanel Youtube mancanegara sepertinya mengutip akun twitter ini sehingga sama-sama mengaitkan kagu Doom dengan hadis:


“Tidak akan terjadi kiamat, sampai ilmu itu diangkat, waktu semakin pendek, banyak gempa bumi, fitnah meraja lela, dan banyak terjadi al-haraj.” Sahabat bertanya, apa itu al-haraj? Beliau menjawab: “Pembunuhan, pembunuhan. ” (HR. Bukhari).


Lalu beberapa media lebih jauh mengaitkan dengan hadis Imam Muslim (RA) sebagai berikut:


“Ada tiga hal yang apabila telah muncul maka keimanan seseorang tidak lagi berguna baginya jika sebelumnya dia tidak beriman, atau tidak beramal kebajikan selama beriman, yaitu: terbitnya matahari dari arah barat, Dajjal, dan hewan melata." (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).


Saya gak tau apa reporter atau editornya mendengarkan lagu Doom tersebut atau tidak, sehingga mengaitkan dengan hadis-hadis tersebut. Dua hadis tersebut memang membahas tentang hari kiamat, tapi setelah saya teliti ulang potongan hadis dalam lagu Doom dan mencocokkannya dengan suara asli Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi, maka sebenarnya hadis tersebut bukan kedua hadis di atas, tapi hadis lain yang dibukukan dalam kitab hadis Ibnu Majah (RA). 


Suara Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi terkait masalah ini bisa ditemukan di Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=vjc1OV-PMvQ memang sedang membacakan hadis dari Ibnu Majah (RA) yang membahas tentang "al-haraj" sebagai salah satu tanda kiamat.


Selengkapnya mengenai Hadits Sunan Ibnu Majah (RA) No. 3949 itu adalah:


إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ لَهَرْجًا قَالَ قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ مَا الْهَرْجُ قَالَ الْقَتْلُ فَقَالَ بَعْضُ الْمُسْلِمِيْنَ يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّا نَقْتُلُ الْآنَ فِي الْعَامِ الْوَاحِدِ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ كَذَا وَكَذَا فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ بِقَتْلِ الْمُشْرِكِيْنَ وَلٰكِنْ يَقْتُلُ بَعْضُكُمْ بَعْضًا حَتَّى يَقْتُلَ الرَّجُلُ جَارَهُ وَابْنَ عَمِّهِ وَذَا قَرَابَتِهِ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ يَا رَسُوْلَ اللهِ وَمَعَنَا عُقُوْلُنَا ذَلِكَ الْيَوْمَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُنْزَعُ عُقُوْلُ أَكْثَرِ ذَلِكَ الزَّمَانِ وَيَخْلُفُ لَهُ هَبَاءٌ مِنَ النَّاسِ لَا عُقُوْلَ لَهُمْ


"Sesungguhnya di antara (tanda-tanda) hari Kiamat adalah terjadinya al-haraj (kekacauan)." Abu Musa berkata, saya bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan kekacauan?" beliau menjawab: "Pembunuhan." Sebagian kaum muslimin lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, dalam satu tahun ini kami telah membunuh kaum musyrikin begini dan begini." Maka Rasulullah saw. bersabda: "Bukannya membunuh kaum musyrikin, akan tetapi kalianlah yang akan saling bunuh sesama kalian, sehingga seseorang membunuh tetangganya, anak pamannya, dan kerabat dekatnya sendiri." Sebagian yang lain lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, meskipun saat itu para ulama masih bersama kami!” Rasulullah saw. menjawab: "Tidak, para ulama akan diwafatkan lalu diganti dengan orang-orang yang hina dan bodoh." (HR. Ibnu Majah)


Lagu Doom karya Coucou Chloe yang diputar oleh Rihanna itu terbukti memotong, mengubah dan menggunakan kalimat "نَقْتُلُ الْآنَ فِي الْعَامِ الْوَاحِدِ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ" yang diucapkan Syaikh Mishari Rasyid Al-'Afasi secara berulang-ulang dan mencampurnya (remix) dengan musik electronic bergenre Grime, Latin, Experimental. Hal ini saja sudah merupakan pelanggaran hak cipta yang seharusnya menjadi masalah serius yang bisa merusak reputasinya sebagai seorang musisi.


Dengan meminta maaf secara terbuka kepada muslimin seperti itu, saya memaafkan kekhilafan Rihanna dan Coucou Chloe soal lagu ini. Hikmahnya, saya jadi belajar lagi mengenai hadis mengenai "al-haraj" atau kekacauan sebelum kiamat.


Salam





komentar

Lebih baru Lebih lama