-->

THE TWO POPES: Sisi Manusiawi Dua Orang Paus

THE TWO POPES: Sisi Manusiawi Dua Orang Paus 

Netflix Movie THE TWO POPES: Sisi Manusiawi Dua Orang Paus
Netflix Movie THE TWO POPES 
Karena bermain petasan dan meniup terompet katanya dilarang oleh Tuhan, tahun baruan  2020 nanti malam saya habiskan dengan menonton film The Two Popes saja.

Ini film bagus. Menunjukkan sisi lain 2 orang paus yang selama ini dikenal berseberangan dalam banyak hal.

Sepeninggal Paus Yohanes Paulus II, 115 Kardinal dari 52 negara lebih memilih Ketua Dewan Kardinal Joseph Ratzinger sebagai Uskup Roma, pemimpin Negara Kota Vatikan, daripada Kardinal Jorge Bergoglio dari Argentina.

Di menit-menit awal perseteruan mereka berdua sudah ditampilkan dengan apik, misalnya saat bertemu di toilet dan saat Ratzinger menyalami para kardinal: Bergoglio tidak disapanya.

Konklaf di Kapel Sistina itu akhirnya memilih Ratzinger dan menahbiskannya sebagai Paus Benedictus XVI pada 19 April 2005. Dan meskipun berbeda pandangan, Bergoglio tetap melakukan pelayanan umat di Buenos Aires.

Bergoglio sejak muda terkenal dengan kedekatannya dengan kaum marjinal. Ia tergabung dalam tarekat religius Serikat Jesuit yang tersohor sebagai tarekat yang paling berjasa menambah jumlah penganut Katolik sepanjang sejarah.
THE TWO POPES: Sisi Manusiawi Dua Orang Paus
Netflix Movie THE TWO POPES 
Ketidakharmonisan dengan Paus makin meruncing saat skandal seksual mengguncang institusi berusia tua itu pada 2012. Bergoglio meyakini bahwa kesalahan pastor tidak cukup ditebus dengan pernyataan bersalah dan hukuman ringan karena ada sembilan anak yang jadi korban dan sembilan juta umat yang akan kehilangan kepercayaan.

Ada beberapa pandangan yang sama, misalnya tentang anti homoseksualitas, tetapi lebih banyak perbedaan pandangan yang dimunculkan bernas dalam dialog-dialog Ratzinger dan Bergoglio.

Pada 2012 Bergoglio berkirim surat pengunduran diri sebagai Kardinal namun tidak jua dibalas oleh Paus. Surat undangan ke Roma baru datang belakangan setelah Bergoglio memesan tiket ke Roma.

Bergoglio digambarkan sebagai sosok yang tidak familiar dengan internet, berbeda dengan Ratzinger yang bahkan mempunyai akun Twitter khusus sebagai Paus.

Bergoglio digambarkan sebagai sosok yang tidak familiar dengan internet, berbeda dengan Ratzinger yang bahkan mempunyai akun Twitter khusus sebagai Paus. Saat sudah jadi Paus dan memesan tiket ke Sky Tour, petugas tiket bahkan mengira dia kena prank dan memutuskan sambungan teleponnya. 😅

Paus Benedictus XVI akhirnya mengundurkan diri. Sejarah mencatatnya sebagai Paus ketiga yang mengundurkan diri (2013) setelah Paus Selestinus V (1294) dan Paus Gregorius XII (1415).

Konklaf 2013 di hari kedua memutuskan Jorge Bergoglio sebagai paus ke-266. Ia memilih memakai nama Paus Fransiscus. Diinspirasi dari Santo Fransiscus dari Asisi, bukan dari Santo Fransiscus Xaverius, pendiri Ordo Jesuit.

Bergoglio adalah paus pertama yang merupakan imam Jesuit. Dari sisi benua, dia adalah paus non-Eropa pertama sejak 1.272 tahun terakhir. Sebelumnya hanya ada 1 paus non-Eropa, yaitu Paus Santo Gregorius III kelahiran Suriah (731).

Review ini saya dedikasikan buat seseorang, biar paham hierarki Gereja Katolik: Paus-Kardinal-Uskup-Pastor...😊

Syukur-syukur masih mau membuka hatinya dan mempertimbangkan untuk bergabung dengan Jamaah Netflixiyyah...😅


Penulis: Heri Winarko
Selasa, 31 Desember 2019.
_________________________

Tambahan dari Wikipedia:

The Two Popes adalah sebuah film drama biografi tahun 2019 garapan Fernando Meirelles dan ditulis oleh Anthony McCarten, diadaptasi dari sandiwara 2017 karya McCarten The Pope. Film tersebut menampilkan Anthony Hopkins sebagai Paus Benediktus XVI dan Jonathan Pryce sebagai Kardinal Jorge Mario Bergoglio (kemudian Paus Fransiskus).

Film tersebut tayang perdana di Festival Film Telluride pada 31 Agustus 2019. Film tersebut memulai perilisan teatrikal terbatas di Amerika Serikat pada 27 November 2019 dan di Britania Raya pada 29 November 2019, dan disiarkan secara digital pada 20 Desember 2019 oleh Netflix.


Artikel Lainnya:

Posting Komentar

Berlangganan Via Email