Mengenal Niki Zefanya, The Next R&B Princess

Mengenal Niki Zefanya, The Next R&B Princess
Saat ini, sebagian besar dari kalian mungkin masih belum familiar dengan nama Nicole Zefanya atau yang saat ini lebih dikenal dengan nama Niki. Perempuan muda kelahiran Jakarta, 24 Januari 1999 ini merupakan salah seorang penyanyi Indonesia yang berhasil menembus industri musik dunia.

Niki merupakan pemenang dari kompetisi “Cornetto Ride to Fame” sehingga berkesempatan tampil menjadi opening act pada konser Taylor Swift “The Red Tour” di Jakarta 2014 lalu. Niki juga pernah menjadi penampil pembuka pada tur konser Halsey di Asia 2018 tahun lalu.

Dengan suaranya yang lembut dan khas, Niki mendapatkan julukan "The Next R&B Princess" oleh VICE Indonesia. Julukan tersebut juga diperkuat dalam ulasan Aisyah Pravita di GilaNada yang memberikan julukan kepada NIKI sebagai "Ratu Baru R&B Lokal", saat mengulas EP Zephyr.

Niki terus berkarya dengan merilis lagu "Polaroid Boy" dan "Anaheim" secara independen pada 2016 dan 2017. Pada 2017, Niki pindah ke Nashville, AS, dan mempelajari Seni Musik di sebuah Universitas, sambil merilis debut single pertamanya berjudul “See u Never”, dilanjutkan “Chilly”, dan “I Like U”. Niki saat ini bernaung dalam 88rising, label musik Amerika Serikat, yaitu label musik yang juga menaungi penyanyi rap asal Indonesia Rich Brian.

Awal mula Niki bergabung dengan 88rising adalah melalui Rich Brian, keduanya lebih dulu saling mengenal melalui sosial media, Brian yang mengaku tertarik dengan karya-karya Niki kemudian memperkenalkannya dengan CEO 88rising dan resmi bergabung pada tahun 2017 silam.

Mengenal Niki Zefanya, The Next R&B PrincessPada pertengahan Mei lalu, Niki meluncurkan EP “Wanna Take This Downtown”, yang memuat 4 single, yaitu: Lowkey, Urs, Move!, dan Odds. Dalam waktu sepekan, mini album ini telah diputar melalui platform digital dengan total 8 juta kali. Single “Lowkey” juga mencapai rekor yang luar biasa dengan pemutaran 5 juta kali dalam waktu dua pekan.

4 lagu dalam EP “Wanna Take This Downtown” merupakan lagu-lagu yang dibuat NIKI setelah dirinya melalui berbagai masalah, seperti saat ia kehilangan ibunya akibat penyakit kanker dan lainnya.

“Album EP "Wanna Take This Downtown" ini keluar begitu saja. Lagu-lagu tersebut aku ciptakan di waktu gelap dalam hidupku. Tapi ternyata, seiring waktu berjalan, semuanya seperti berputar balik dan justru menyelamatkanku dan menarik aku keluar dari waktu-waktu gelap itu. Aku tahu ini mungkin terdengar dramatis, tapi memang itulah yang terjadi,” ungkap Niki.

Krisis percaya diri di awal karir

Jalan menuju kesuksesan bukanlah jalan yang mudah untuk ditempuh, bahkan bagi seorang Niki Zefanya pun pernah mengalami krisis percaya diri di awal karirnya sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu. Saat membuat lagu, ia seringkali berpikir apakah lagu-lagunya akan sekeren karya musisi lainnya. Niki merasa lagu musisi lain lebih keren karena terasa groovy dan up beat sedangkan lagu-lagunya tidak.
“Tidak masalah bila kalian memainkan gitar atau membuat lagu. Kalian membuat musik yang kalian sukai, maka itulah kalian, dan orang akan mengapresiasi itu.”
“Bila kalian jujur terhadap diri sendiri, kalian akan menarik perhatian orang lain seperti yang saya lakukan. Intinya menjadi diri sendiri,” ujar Niki pada saat wawancara dengan CNN Indonesia. 

Setelah merilis mini album “Wanna Take This Downtown”, Niki mengaku sedang mempersiapkan sebuah album bertajuk “Moonchild” yang akan hadir untuk para penggemarnya tahun ini.

Hal menarik lainnya adalah, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah menjalin kerjasama dengan label 88rising melalui program bertajuk Indonesia Creative Incorporated (ICINC) yang akan memilih lima penyanyi berbakat dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program pelatihan musik, dengan harapan agar dapat melahirkan Rich Brian dan Niki Zefanya baru. 

Berikut lagu berjudul Lowkey dari Niki Zefanya, selamat menikmati :)

--------------------------
Artikel asli berjudul: Mengenal Penyanyi Dunia Asal Indonesia “Niki Zefanya”
Penulis: DUZKY TOPANU



Artikel ini memiliki 2 Komentar