Produktif di Dunia Online, Kenapa Enggak?

Produktif dari Dunia Online, Kenapa Enggak?
“Bisnis kamu sudah online?” Pertanyaan ini semacam pertanyaan retoris yang saat ini sudah tidak perlu ditanyakan, karena sudah tentu dilakukan oleh hampir semua orang, terutama masyarakat urban.

Ibarat makanan yang harus dipenuhi sehari-hari, begitulah kebutuhan manusia abad ini terhadap dunia online. Kalau "gak online, ibaratnya gak makan". Sekrusial itu.

Penggunaan internet di Indonesia memang termasuk fantastis. Menurut data dari eMarketer, jumlah pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2018 sudah mencapai 123 juta dari jumlah penduduk Indonesia yang kurang lebih 250 juta jiwa. Artinya, ada separuh lebih dari jumlah penduduk. Tak heran, Indonesia pun masuk peringkat ke-6 dunia sebagai pengguna internet setelah Cina (termasuk Hongkong), Amerika, India, Brazil, dan Jepang.  
Produktif dari Dunia Online, Kenapa Enggak?
Fakta ini bisa jadi potensial bagi orang-orang yang ingin memanfaatkannya di ranah produktif, tidak hanya konsumtif. Gak hanya rajin menggunakan semua aplikasi itu, tapi juga memproduksi aplikasinya, misalkan. Atau yang sederhana lagi, gak cuma login dan ber-"say hello" di media sosial, tapi juga menjadikan media sosial sebagai etalase usahanya. Istilah bisnis online pun cukup populer sebagai pilihan bisnis zaman now. 

Internet yang borderless membuat semua orang bebas menjajakan apapun kepada seluruh penduduk bumi, tak hanya Indonesia. Kalau dulu, orang harus lewat di depan area toko kita, menoleh, melihat spanduk atau banner toko, atau mampir mengambil brosur dan kartu nama untuk tahu produk apa yang ditawarkan oleh si penjual, kini cara-cara semacam itu boleh dibilang sudah usang.

Jaringan internet membuka banyak sekat. Tergantung bagaimana kita sebagai pengguna menggunakannya dengan bijak dan tentunya menguntungkan. Syukur bisa menambah penghasilan.

Banyak kan sekarang slogan emak-emak berdaster dengan penghasilan jutaan rupiah dari rumah? Atau bapak-bapak yang tak lagi pergi ke kantor sebagai rutinitas, tapi diganti dengan pergi ke meja kerja dengan laptop dan jaringan wifi di sebuah sudut rumah dan kemudian menghasilkan pundi-pundi rupiah. Pun dengan mahasiswa yang menjadikan bisnis online sebagai tambahan untuk membayar uang kuliah.

Kemungkinan itu ada dimana-mana. Pertanyaannya, apakah cukup bisnis online dilakukan hanya dengan bermedia sosial?

Ternyata gak cukup. Media Sosial adalah platform di mana orang harus memiliki akun untuk bisa mengaksesnya. Sedangkan, pencarian terbesar di jagat maya saat ini masih didominasi oleh si Google atau mesin pencari lainnya. Artinya, jika sebuah bisnis online memiliki sebuah toko online berbasis web, tentu akan membuatnya mudah terdeteksi dan bisnis akan memiliki peluang lebih besar. 

Jika di dunia nyata, kita memiliki alamat rumah yang mudah dikunjungi siapa saja, begitupun di dunia maya. Memiliki sebuah alamat rumah dan “gudang” untuk menyimpan segala macam barang yang kita miliki atau pun jasa yang kita tawarkan pastinya juga mutlak diperlukan. Ya, karena kita hidup layaknya amphibi, di dua dunia :)
Produktif dari Dunia Online, Kenapa Enggak?
Bisnis online yang sudah profesional juga membutuhkan support domain dan web hosting yang mumpuni. Artinya, gak nebeng di platform web atau blog gratisan. Namanya juga usaha ya, bagian ini juga merupakan modal utama.

Niagahoster bisa menjadi pilihan. Sesuaikan kebutuhan kita dengan berbagai produk yang ditawarkan. Boleh juga berkonsultasi dengan customer service nya bila kita ragu-ragu dengan kebutuhan bisnis online kita.

Untuk membuat sebuah web yang mumpuni untuk bisnis online yang akan atau sedang dijalankan, memang diperlukan perencanaan yang tepat. Misalnya tentang nama domain yang mudah terdeteksi jagat maya, kemudian kapasitas “gudang” yang pas untuk menampung semua data, dan sebagainya. Tapi percayalah, itu semua lebih murah dan efektif dibandingkan kita harus menyewa sebuah ruko di dunia nyata. Saran saya, pilih Wordpress Hosting :)

Supaya makin mantap, berikut beberapa kelebihan toko online yang bisa kamu pertimbangkan (sumber dari sini) :
  • Tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk sewa tempat
  • Tidak perlu menyediakan biaya untuk display mewah dengan etalase-etalase khusus
  • Tidak perlu berpindah tempat dan menghabiskan budget untuk transportasi, karena semuanya dilakukan tanpa batas ruang dan waktu. Sambil selonjoran di rumah, dan mengasuh anak buat para ibu rumah tangga juga sangat sesuai.
  • Pangsa pasar lebih luas, tidak terbatas pada pengunjung yang datang ke tempat kita, melihat spanduk atau banner toko kita secara langsung.
  • Bisa dengan mudah menambah jumlah varian barang karena kita bisa menyimpannya sendiri dan lebih mudah melakukan pencatatan. 
  • Pada awalnya, kita bisa menjalankan sendiri semuanya, hingga kita siap untuk benar-benar memiliki tenaga tambahan jika membutuhkan.    
Buat kamu yang baru memulai bisnis online, sudah punya rumah maya yang asik belum? Kalau belum, boleh memikirkannya dari sekarang dan coba tengok penawaran paket Hosting Indonesia ini. 

Bagi yang sudah melanglang buana dengan bisnis online nya, selamat menciptakan produktivitas dengan segala kemewahan jagat maya.  []


_________
*Tulisan ini adalah tulisan Mbak Prita yang sudah saya edit, tulisan lainnya dapat dibaca di alamat: https://www.pritahw.com/





2 komentar

avatar

Ikut senang penggunaan internet di Indonesia sekarang melesat pesat.
Tandanya, Indonesia cepat mengejar era digitalisasi.

avatar

Sepakat, saya lebih fokus ke manfaat positifnya :)

Klik untuk komentar