Jembatan atau tembok?

Yang saya lihat.... Para generasi muda pembaharu sibuk membangun jembatan-jembatan penghubung, sementara di sisi lain ada yang membangun tembok. Tembok-tembok dengan pintu yang mereka kuasai kunci-kuncinya.

 Jembatan atau tembok?

Kunci-kunci ini diperebutkan, karena mereka percaya bahwa akses adalah kekuasaan. Ya, di ujung jembatan-jembatan yang terbangun ada portal atau pintu yang masih dikuasai mindset lama, menjadi penghalang masuk bagi yang berbeda dan tempurung yang mengurung bagi yang berpikiran terbuka.

Bekasi yang inklusif (terbuka) hanya mimpi jika para pemegang kunci-kunci kekuasaan itu masih berpikir eksklusif. Dengan bahasa yang samar maupun gamblang menyampaikan bahwa Bekasi hanya milik mereka dan golongannya. Selain itu hanya menumpang hidup (ngendon) dan tidak berhak memegang kunci.

Ingin sekali saya memberitahu bahwa generasi muda ini tidak tertarik membangun tembok, apalagi hanya memperebutkan kunci. Mereka adalah anak-anak muda yang berpikiran global, generasi pendobrak yang sebagian hidupnya ada di masa depan. Tidak kah kamu lihat generasi muda ini terkurung dalam tempurung, yang mengubah elang menjadi katak?.

Tidak kah kamu lihat generasi muda ini putus asa karena tidak bisa terbang bebas menuju masa depan cemerlang seperti sahabat-sahabat sebayanya dari daerah lain? Ataukah memang itu yang sedang kalian lakukan?

Dalam era keterbukaan seperti sekarang telah banyak terbangun jembatan yang memudahkan siapapun untuk mencari makan di mana saja. Yang menjadi ukuran adalah kemampuan bersaing dan mengadu kualitas. Bukan kunci yang sering terbuka lebar bagi proyek berduit untuk membeli jalan pintas.

Mereka yang takut untuk bersaing hanya menunggu tempurungnya runtuh dan menguburnya dalam kejayaan masa lalu. Dan sedihnya para generasi muda pemilik masa depan ikut tertimbun di dalam reruntuhan.

Saya tidak muda lagi, saya hanya ikut sedikit membantu mereka yang membangun jembatan, karena saya percaya Bekasi yang inklusif adalah masa depan.

Itu yang saya lihat saat ini.

Selamat pagi kawan-kawan, apa yang sedang engkau bangun saat ini?

Jembatan atau tembok?

__________________________________
posted on Facebook

Klik untuk komentar