retreat

Siang tadi di shoutbox saya ada komentar atau pesan yang saya kategorikan sebagai SPAM. Spammer ini menggunakan ID FLZ yang anonym alias tidak meninggalkan e-mail ataupun URL dibalik ID FLZ, kemudian setelah saya tanggapi ia malah menggunakan ID saya. Akhirnya saya biarkan ia menulis sesukanya, setelah ia berhenti, saya hapus semua komentarnya.

Menghadapi komentator Anonym seperti ini serba salah, saya sudah coba menanggapi dengan tenang agar dapat mengetahui motifasinya dan agar ada titik temu antara dia dan saya. Sayang, niat baik saya sama sekali tidak mendapat angin, sehingga akhirnya saya tak perdulikan lagi keberadaannya alias saya kali Nol.

Sebagai manusia yang tidak luput dari khilaf dan salah tentu saya ingin mengetahui apa motifasinya, apakah saya telah menyinggung perasaannya?, telah ada kata atau perbuatan yang tidak berkenan dihatinya?. Semua kemungkinan itu selalu ada, sehingga saya tertarik untuk mengetahuinya sebagai bahan koreksi dan sebagai sebuah pedoman untuk berinteraksi selanjutnya jika saja saya mengetahui siapa spammer ini.

Saya telah membaca setiap katanya, mencoba memahami lebih dalam makian dan provokasinya. Dalam hal ini saya tak habis fikir jika ia melakukan itu tanpa ada manfaat untuknya, namun jika hal itu bermanfaat bagi dia sukurlah, jika dengan memaki saya membuat dia bahagia, sukurlah, karena buat saya nothing to loose membiarkannya mengungkapkan perasaan, toh nanti akan saya hapus juga.

Suasana hari Jum'at memudahkan saya untuk melakukan kontemplasi dan retreat dalam frekuensi yg lebih religius.
Mungkin Tuhan sedang menegur saya melaluinya. Saya coba mereview keseharian, kemarin, satu minggu lalu... dst. Hingga akhirnya muhassabah saya terpaku pada kejadian di Bandara Makassar saat saya ingin kembali ke Jakarta.

Saya membentak seseorang saat itu.
Astagfirullah...
Tidakkah ia sakit hati atau tersinggung saya bentak dihadapan umum?
Terlepas dari sengaja atau tidaknya dia mendorong trolli hingga hampir menabrak anak saya.
Astagfirullahul Adzhim. La illaha ila Anta, subhanaka, inni kuntu minnadzhalimin.

Kepada semua rekans blogger yg saya hormati, terhadap kata-kata saya, baik dalam postingan maupun komentar yang tidak berkenan dan menimbulkan luka, saya mohon maaf.
Dear blogger, Mohon agar tidak sungkan menegur saya, mari kita mulai budaya keterbukaan dengan berani mengungkapkan perasaan dengan lebih jujur.

Khusus untuk Spammer yang sudah menyia-nyiakan waktunya mencaci maki saya, mungkin akan lebih bermanfaat bagi kita jika kita berdialog secara terbuka, anda bisa meluangkan waktu sebentar membuat e-mail dengan nickname apa saja dan mengirim email anda ke email saya (bisot182 at gmail dot com) sebagai sarana untuk bicara secara pribadi kepada saya, mudah-mudahan dengan cara demikian kita dapat saling mengambil manfaat.

Salam

Luff U All and Piss!!!



  Komentar: 5 
  yulianbjm   Sabtu, 3 November 2007 @ 09:26 WIB
gw setuju sama elu sot, kita2 kan udah dewasa, paling gak belajar dewasa gitu, gak jamannya lagi saling memaki, apalagi tanpa alasan yang jelas,u/ all blogger khususnya blogger indos, udah selayaknya kita mulai jujur dan terbuka di komunitas ini yang memang diperuntukan u/ajang interaksi,dan marilah kita gunakan fasilitas ini dengan bijak.....(..halllaah...he...he..)
sok bijak banget ya wkkkk....wkkkk..
btw... blog elu ada tamu istimewa yg mampir tuh,
selamat deh..
  bisot   Sabtu, 3 November 2007 @ 10:18 WIB
mas yul jg tamu istimewa kok. thx. yah kalaupun gak dewasa yg pasti sdh tuwir mas, anak sdh dua msh mau ikut gak rasional. kalo umur msh kepala 2 sih wajar aja msh suka ngamuk2 gak jelas. piss yo
 
 
  lordgaban   Sabtu, 3 November 2007 @ 10:59 WIB 
boleh komplain masalah blog disini ngak??
trus kl mau kasi saran, hinaan dan cercaan.. kirim ke mana ya pak!!
  bisot   Sabtu, 3 November 2007 @ 17:38 WIB
kalo komplain soal blog mending dibikin postingan utk admin, pasti dibaca, tp mau komplain soal apa wong ini blog gratisan kok. kalo mau ngirim caci maki yah tergantung siapa yg mau elo caci bro, masak mau mencaci bush atw sutiyoso ngirimnya ke gw, jaka sembung dunk. wkkk no offence bro.
 
 
  mellon_enaq   Sabtu, 3 November 2007 @ 11:03 WIB
sabar ya..
  lordgaban   Sabtu, 3 November 2007 @ 12:11 WIB
btul itu

oh iya.. jgn lupa sering intip2 sini ya.. jgn2 ada yg jaat lagi kayak tadi
  bisot   Sabtu, 3 November 2007 @ 17:52 WIB
ok thx. mell, kumaha, damang? lg di tangerang apa di bogor neh? lama gak denger kabarnya. salam
 
 
  tozie   Sabtu, 3 November 2007 @ 20:12 WIB
wadduh tiasa bahasa sunda oge si akang teh ??
  kang icot   Sabtu, 3 November 2007 @ 22:56 WIB
eleuh tiasa sekedik teh, lamun seurmah te'tiasa, teu nyaho euy. sorry campur garutan sm banten gitu deh jadinya. piss ah, akang tozie mau ngasih les privat bhs sunda gak?
 
 
  aa ochep   Minggu, 4 November 2007 @ 21:16 WIB 
yaa sot...namanya manusia kan gak semua seneng sama lo...sebaik2nya manusia...pasti ada aza yg benci.
palagi org kaya kita yg banyak khilaf dan lupanya. disitulah kedewasaan kita sedang di uji, bukan begitu abah ontohod???
 

Klik untuk komentar