Sang Kyai
~ Sang Kyai ~ Oim menatap gamang tanah lembab bertabur bunga yang basah di depannya. Wajahnya tertunduk dalam. Rasa sakit masih amat menyesaki dadanya. Nafas begitu berat dirasa. Satu persatu, orang-orang meninggalkan area pemakaman. Keluarga besar, santri, murid-murid mendiang, kerabat, handai ta…