Mendengarkan Curhatan Dengan Empati, Bukan Dengan Simpati
Saya gak tau kenapa banyak teman-teman mempercayakan sebagian rahasia mereka pada saya. Dari zaman saya duduk di bangku SMP memang sudah menjadi tumpahan tempat bercerita oleh teman-teman. Mungkin karena saya juga senang (ngumbar *?? etdaaahh!!*) curhat ke orang lain, jadinya timbal balik ya…