Kita Tidak Melihat Dunia yang Sama

Sore di Kedai Warung Dakalea Panjibuwono selalu punya suara sendiri. Mesin kopi mendesis, sendok beradu dengan gelas, kursi bergeser, motor lewat di depan kedai, lalu tawa anak-anak muda pecah dari meja-meja yang hampir penuh. Ada yang datang setelah kerja, ada yang baru pulang kuliah, ada yang me…

Era Pasca-Manusia: Ketika Mesin Mulai Berpikir, Manusia Jadi Apa?

Pagi di Pasar Babelan belum sepenuhnya beringas, tapi suaranya sudah bikin budek. Raungan knalpot motor yang maksa masuk gang pasar bersahutan sama teriakan abang-abang tukang sayur. Persis kayak orkestra yang pemainnya kaga pernah latihan. Di dekat tangga utama, Warung Kopi Mpok Nining masih jadi …

Rahasia di Balik Politik Adu Domba: Mengapa Rakyat Kecil Sering Sikut-sikutan?

Asap kopi hitam ngebul tipis dari gelas seng di meja kayu Warung Kopi Mpok Nining di pelataran halaman Pasar Babelan. Suasana sore itu aslinya adem, sebelum bangku panjang di pojokan mendadak memanas gara-gara ocehan Udin. Tukang sayur yang saban hari jualan cabe dan jengkol itu menaruh gelasnya ag…