17 Agustus 2010

17 Agustus 2010

: Pada Agustus-ku yang ke sembilan

Pagi
Berhadap-hadapan dengan bendera
aku mencari merah putih dalam jiwa

Siang
Di mana aku, di mana merah putih?
Engkaukah yang berkibaran di jalan-jalan
atau hanya kain usang dan baru
yang merana kehilangan jiwa?

Senja
Kutemukan merah putih
tersedu di sudut negeri
tertimbun ranting-ranting sejarah
yang patah

Malam
Mimpi-mimpi berkecamuk
merah putih masih merayap gelisah
mencari Hatta dalam jiwa duaratus kita

(Agustus 2005, Abdurahman Faiz, siswa kelas VI SDIF Alfikri - masfaiz.multiply.com)



Berkacalah pada jernihnya jiwa anak ini
Apakah makna 17 Agustus tahun ini?
Jika dua tahun lalu ia mencari Hatta, kita mencari siapa atau apa?
Jika kita sering bermuhasabbah dalam upacara-upacara keagamaan
kenapa tidak bermuhasabbah dengan moment kemerdekaan RI

Jangan berhenti di batang pinang yang ujungnya berkibar bendera merah-putih atau lomba-lomba dalam pesta rakyat

Para pejuang berjuang bukan agar kita dapat mengadakan lomba balap karung setiap tahunnya...

Masih ingatkah kita bagaimana pada tanggal 16 Agustus 1945 beberapa tokoh pemuda dengan nekat menculik Soekarno-Hatta ke Rengas Dengklok terkait pendapat Soekarno-Hatta yang tetap berpendapat bahwa Proklamasi Kemerdekaan RI seharusnya lewat BPUPKI/PPKI sebagai Badan Formal yg telah dipersiapkan untuk itu.

Kalau "merasa" belum merdeka, itu adalah masalah "rasa"

Kalo masih merasa terjajah, denger Bob Marley degh
"emancipate your self from mental slavery, coz, none but ourself can free our mind"

Salam



  Komentar: 3
khutrayudi   Selasa, 14 Agustus 2007 @ 18:10 WIB
feuhhh...!!!!akhirnya nongol juga neh orang..
kalo buat gue dulu, paling seneng jadi panitian 17an..'
seneng aja ngeliat kegembiraan anak2 yang ikut lomba..
sebatas itu aja seh..
tapi kalo ngomongin makna yang lebih dalam dari arti kemerdekaan..woowww, itu yang bikin bingung..
sebenernya kemerdekaan itu sama gak sih ya sot, ama kebebasan..
soalnya kalo ngomongin masalah kebebasan, kenapa sekarang ini kebebasannya banyak yang jadi bablas yah..

bisot   Selasa, 14 Agustus 2007 @ 18:23 WIB
yah kemerdekaan sama kebebasan sih sama aja, cuma konteks bahasanya aja beda.
agak2 rancu sama kebebasan nihilis yeh? hmmm gue juga oon tuh kalo soal itu wkkkkk

miftahmuhaemen   Selasa, 14 Agustus 2007 @ 19:01 WIB
q 17 agustus itu ada banyak hiburan

bisot   Selasa, 14 Agustus 2007 @ 19:54 WIB
wkkk emangnya hari lainnya gak ada hiburan yah mas??? wkkkk

yulianbjm   Rabu, 15 Agustus 2007 @ 11:05 WIB
bener baget perjuangan kemerdekaan jangan hanya diinget pada saat moment agustusan aja,tetapi harus diteruskan dan diisi dengan cara2 yang cerdas dan relevan pada saat sekarang ini..
btw..timbul pertanyaan gw siapa sih pencetus kemerdekaan pada saat itu, para pemuda itu bukan? kalo mereka gak nyulik soekarno-hata pada saat itu berarti belum tentu donk kita "merdeka" saat itu...iya gak..?

bisot   Rabu, 15 Agustus 2007 @ 11:40 WIB
yah, pertanyaan itulah yg saya harap muncul. thx mas, saya kasih hints mas, ppki itu bentukan jepang, antek jepang berencana membunuh soekarno-hatta, seru deh

yulianbjm   Rabu, 15 Agustus 2007 @ 17:08 WIB
elu nulis "seru deh ", gw koq jadi ngebayangin film perang " janur kuning " seru juga deh...
wkkkk...wkkk....





Klik untuk komentar