Mampir Ngopi Di Perguruan Silat Cinong Bekasi Babelan

“Intinya mah bang kita ingin anak muda di lingkungan sini punya kegiatan positif sebagai wadah pengembangan diri dan pendidikan”. ~ Jamaludin (Ketua Perguruan Silat Cinong Betawi)
------------

Saat rumah Pelangi Bekasi menggelar acara Sukamekar Culture Festival dalam rangka merayakan hari guru, banyak mata acara yang diisi oleh perguruan silat dan komunitas, salah satunya adalah Perguruan Silat Cinong Betawi Babelan. Sejak saat itu, baru kemarin malam niat saya untuk bersilaturahim baru kesampaian, ditemani Bang Choky akhirnya saya bisa mampir ke saung Cinong Betawi dan berkenalan lebih jauh dengan para penggiatnya. 

Berikut sedikit yang bisa saya catat dari hasil berbincang santai malam kemarin, Senin tanggal 1 Mei 2017.

Mampir Ngopi Di Saung Perguruan Silat Cinong Betawi Babelan

Berawal dari keinginan melestarikan keterampilan kesenian dan kebudayaan yang ia pelajari dari gurunya, Jamaludin bersama dengan keluarga dan anak-anak mendiang gurunya mendirikan Perguruan Silat Cinong Betawi di Desa Babelan Kota Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Nama Cinong Betawi sendiri menurut Jamaludin berasal dari aliran main pukul/silat Cimande Cinong yang dahulu dipelajari oleh mendiang gurunya almarhum Mang Mursanih di Gadungan Kampung Sungai Tawar Desa Pantai Makmur, saat ini masuk dalam wilayah Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.

Setelah Jamaludin berkonsultasi dengan para sesepuh dan saudara seperguruan gurunya, dipilihlah nama "Cinong Betawi" sebagai nama perguruan silat yang akan menjadi wadah pendidikan dan pelestarian. Uniknya, murid-murid Perguruan Silat Cinong Betawi ini tidak hanya belajar silat, mereka juga belajar kebudayaan lainnya seperti lenong betawi, palang pintu, seni musik hadrah, pantun, melukis hingga kerajinan tangan hasta karya kreatif juga dipelajari.
“Intinya mah bang kita ingin anak muda di lingkungan sini punya kegiatan positif sebagai wadah pengembangan diri dan pendidikan” ungkap pria yang akrab disapa Bang Jamal.

Mampir Ngopi Di Saung Perguruan Silat Cinong Betawi Babelan
Atraksi Silat Cinong Betawi di Rumah Pelangi
Sejak  pengesahan logo Perguruan Silat Cinong Betawi sekitar pertengahan Juli 2016, Perguruan Silat Cinong Betawi telah berkembang menjadi sekitar 6 unit perguruan di sekitaran kecamatan Babelan, Sukawangi dan Tambun Utara. Cinong Betawi juga selalu mengikuti kegiatan-kegiatan kemasyarakatan khususnya yang terkait dengan acara-acara kebudayaan dan kepemudaan di Jabodetabek.

Ditanyakan mengenai proses pelatihan yang ada di Cinong, Bang Jamal menjelaskan prosesi rosulan, buburan dan tamatan.
“Sebelum bergabung menjadi murid perguruan Cinong, setiap calon wajib mengikuti prosesi pelantikan yang kita sebut rosulan, kemudian setelah belajar 8 jurus dan mau naik langkah atau naik sabuk kita adakan buburan, di acara buburan ini kita makan bubur bareng-bareng dengan anggota-anggota yang lama sekalian biar pada ketemu antara yang baru mau naik sabuk sama yang sudah lama. Tamatan sendiri itu kalau sudah menyelesaikan tingkatan” jelas Bang Jamal diselingi cerita-cerita anggota Cinong yang lainnya.

Adapun motto Cinong Betawi adalah: sopan santun dan ramah tamah diutamakan, namun, "Kalo udah sopan, udah santun, udah ramah masih diinjek juga, apa boleh bulet dari pada gepeng" seloroh Bang Jamal mengulangi pesan alm.Tumin, ayahandanya.

Mengenai harapan ke depan, Perguruan Silat Cinong Betawi yang lebih mirip sanggar seni budaya ini, Bang Jamal berharap Cinong Betawi dapat lebih dikenal luas dan dapat bemanfaat bagi masyarakat umum.
“Yah harapan sih besar, mudah-mudahan Cinong bisa berkembang khususnya di wilayah Bekasi dan sekitarnya mudah-mudahan dengan kehadiran Cinong bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar” ucapnya, diaminkan oleh semua yang hadir di saung Cinong Betawi malam ini di Sekretariat Perguruan Silat Cinong Betawi Jalan Gelora Babelan Rt.018 RW 03 Desa Babelan Kota Kecamatan Babelan Bekasi. Cinong Betawi dapat dihubungi melalui telepon 0856-7159-584 atau melalui Halaman Facebooknya di Perguruan Silat Cinong Betawi Babelan.



4 comments

avatar

Kereen banget bang bisot.
Mantap jiwa!
😍😍😀😀

Reply
avatar

Makasih dah mampir Mpok ,��

Reply
avatar

Lestarikan budaya karena itulah identitas yang telah teruji masa dan diwariskan kepada kita.

Reply
avatar